Bupati Batang Hari Diwakili Sekda Mula P. Rambe Hadiri RUPS LB Bank Jambi Di Kantor Pusat Propam Polda Jambi Gaktibplin Personel Polres Batang Hari, Cek SIM, STNK Hingga Sikap Tampang Polres Batang Hari Sosialisasikan Pembukaan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara TA 2027/2028, Gratis Dan Beasiswa 100 Persen Ketua Mabincab PC PMII Batanghari Dr. Iwan Aprianto : Kader Itu Harus Berproses Dan Perkuat Literasi Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Pimpin Paripurna Dalam Rangka Penandatanganan Nota Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026

Home / Batanghari / Budaya / Daerah / Peristiwa

Senin, 28 September 2026 - 12:55 WIB

Ketua Mabincab PC PMII Batanghari Dr. Iwan Aprianto : Kader Itu Harus Berproses Dan Perkuat Literasi

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Dr. Iwan Aprianto, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Kabupaten Batanghari, memberikan pesan motivasi kepada para kader PMII agar tidak mudah lelah dalam menjalani setiap proses kaderisasi.

Pesan tersebut disampaikan Bapak Iwan Aprianto dalam kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Komisariat PGSD UNJA Cabang Batanghari, yang digelar di Kantor Kesbangpol Batanghari, Minggu (27/09/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Iwan Aprianto, S.Pd,I, M.Pd,. menekankan bahwa proses berorganisasi merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, membangun karakter, serta mengembangkan kemampuan diri. Karena itu, setiap kader diharapkan mampu menikmati dan menjalani setiap tahapan proses dengan penuh kesungguhan.

“Bagi kader-kader yang saat ini sedang berproses, jangan ada kata lelah untuk mendapatkan pengalaman yang lebih luas. Teruslah belajar, berproses, dan membuka diri terhadap berbagai pengalaman yang ada,” ujar Iwan.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berada di organisasi tidak hanya menjadi bekal dalam menjalankan aktivitas kepengurusan, tetapi juga dapat menjadi modal penting bagi kader ketika terjun ke tengah masyarakat.

BACA JUGA  Resmi Lanjut, Pasangan Mhd. Fadhil-Bahktiar Daftar Ke KPU Sebagai Cabup Dan Cawabup Pilkada Batanghari

Ia juga mendorong para kader untuk memperkuat budaya literasi. Menurut Iwan, literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis.

“Tingkatkan literasi, karena literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi apa yang kita baca dan apa yang kita tulis dapat diimplementasikan untuk kebaikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pengetahuan yang diperoleh melalui berbagai sumber harus mampu melahirkan pemikiran dan tindakan yang memberikan manfaat. Demikian pula dengan tulisan, hendaknya tidak berhenti sebagai rangkaian kata, tetapi dapat menjadi sarana menyampaikan gagasan, memberikan edukasi, serta mendorong perubahan positif di lingkungan sekitar.

Dr. Iwan juga mengingatkan kader PMII agar menjadikan organisasi sebagai tempat untuk mengembangkan kapasitas diri. Proses kaderisasi, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk membangun kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Jangan hanya menjadi kader yang mengetahui teori, tetapi bagaimana ilmu dan pengetahuan yang didapatkan mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.

BACA JUGA  Ponpes Salafiyah Al Islami Minhajus sa'adah Perlu Perhatian Dan Pembenahan Serius

Ia berharap para peserta MAPABA dapat mengikuti seluruh rangkaian proses kaderisasi dengan serius dan penuh semangat. Menurutnya, menjadi bagian dari PMII bukan hanya tentang mendapatkan status sebagai anggota, tetapi juga tentang kesediaan untuk terus belajar, berproses, dan memberikan kontribusi. Pungkasnya

Sementara itu, Ketua Umum PMII Feri Ardiansyah menegaskan bahwa PMII bukan milik kelompok atau pengurus tertentu, melainkan milik seluruh anggota dan kader.

“PMII bukan milik pengurus rayon, komisariat maupun cabang. PMII adalah milik semua anggota dan kader. Kami hanya pelayan organisasi, sehingga setiap anggota dan kader berhak mendapatkan haknya, baik dalam keilmuan maupun kaderisasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar militansi kader ditujukan kepada organisasi, bukan kepada figur atau pengurus tertentu.

“Kami berharap militansi anggota dan kader bukan kepada pengurus ataupun ketua umum, tetapi kepada organisasi. Siapa pun pengurusnya, harus tetap cinta dan memiliki rasa memiliki terhadap PMII,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Gempar….. ? Sepasang Suami Istri Warga Bungku Ditemukan Tak Bernyawa Dengan Cara Mengenaskan

Batanghari

Mewakili Bupati, Asisten 1 Setda Batanghari Membuka Musrenbang RKPD TA. 2025 Kecamatan Muara Tembesi

Batanghari

Bupati MFA Lakukan Penyerahan Sertifikat Dan Penutupan Kegiatan Tenaga Kerja Konstruksi Tingkat Terampil Kabupaten Batang Hari

Batanghari

Bupati MFA Hadiri Acara Pelepasan Logistik Pemilu 2024

Batanghari

Langkah Baik Project Hadirkan Keceriaan Untuk Anak-Anak Panti Asuhan Disabilitas Tiara Bhakti Muara Bulian

Batanghari

Ketua DPRD Anita Yasmin Dampingi Kunker Spesifik Komisi V DPR RI Keprovinsi Jambi di Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batanghari

Batanghari

Destinasi Wisata Baru Taman Tapa Melenggang Yang Lagi Viral Dibanjiri Ribuan Pengunjung

Batanghari

Anggota DPR-RI Hasbi Anshory. SE.MM, Lakukan Panen Perdana Cabe Merah Dikelompok Tani Maju Bersama Kecamatan Pemayung