Kapolres Batang Hari Pimpin Commander Wish Di Tengah Kabut Asap Pekat, Siaga Penuh Sepanjang Jalan Sri Sudewi Pemkab Batang Hari Hadiri Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi, Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Kedekatan Dengan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Rumah Bunda Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil Tampil Di Mata Loka Fest 2026 Belajar Shibori Di LPKA Muara Bulian: Dari Lipatan Kain Menuju Modal Masa Depan Di Tengah Kabut Asap Pekat, Kapolres, Waka Polres Dan PJU Polres Batang Hari Turun Langsung Atur Lalu Lintas

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:46 WIB

H. Sudarto Anggota DPRD Batang Hari, Serap Aspirasi Warga, Dorong Danau Letang Jadi Ikon Wisata Batang Hari

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Masa reses anggota DPRD Kabupaten Batang Hari berlangsung hangat di Danau Letang, Jl. Pramuka RT 17 Perumnas Muara Bulian, Batang Hari. Kegiatan yang dipenuhi canda tawa dan pantun itu menjadi bukti kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya,  Sabtu (30/05/2026)

Anggota DPRD Batang Hari Fraksi PKS, H. Sudarto, S.P., hadir langsung untuk menyerap aspirasi, harapan, dan masukan warga demi kemajuan daerah.

Kehadirannya disambut ratusan warga yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus 2 RW dan 10 RT, serta warga Perumnas dan sekitarnya. Acara dibuka dengan sambutan Ketua RT 17, T. Helmi. Suasana makin cair saat Sudarto membalas pantun warga dengan sigap.

Ketua DPD PKS Batang Hari, Sarbani yang turut hadir menegaskan, reses adalah wujud tanggung jawab partai dan wakil rakyat.
“Reses ini adalah momen emas. Kami ada di sini sebagai jembatan. Aspirasi yang disampaikan hari ini adalah amanah, dan akan kami perjuangkan agar menjadi kebijakan serta pembangunan nyata,” tegas Sarbani.

Danau Letang Ditarget Jadi Lokomotif Ekonomi
Dalam pidatonya, H. Sudarto menyebut Danau Letang bukan sekadar tempat wisata, tapi aset alam dengan potensi ekonomi besar. Ia menilai keasrian danau masih terjaga berkat gotong royong warga dan pengelola yang dipimpin Anton.

BACA JUGA  Seorang Warga Senaning Tenggelam Di Sungai Batanghari

“Danau Letang bukan hanya indah untuk bersantai, tapi simbol kekayaan alam yang harus dijaga dan dimanfaatkan bijak. Mari wujudkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan warga,” ujar Sudarto.

Ia mengaku fasilitas di kawasan ini masih sederhana. Namun potensi besarnya sudah terlihat. Semua masukan warga, mulai dari perbaikan lingkungan, fasilitas umum, hingga keluhan teknis pengelolaan, telah dicatat timnya.

“Semua aspirasi, khususnya yang disampaikan Pak RT tadi, sudah saya catat satu per satu. Insya Allah akan kami bawa ke Musrembang. Kami dorong Pemkab Batang Hari memprioritaskan Danau Letang agar jadi ikon pariwisata andalan,” janjinya.

Progres Pembangunan Sudah Dimulai
Sudarto memaparkan hasil perjuangannya di Komisi 2 DPRD. Ia sudah berkoordinasi hingga ke tingkat provinsi dan Balai Wilayah Sungai Sumatera. Sejumlah kemajuan nyata sudah terlihat:
1. Pembersihan kawasan: Mendapat dukungan dan bantuan dari Balai Air.
2. Infrastruktur: Telah diusulkan pembangunan jogging track keliling danau.
3. Perikanan: 75.000 ekor bibit ikan asli danau dari Dinas Perikanan Provinsi sudah dilepasliarkan.

“Kami sudah koordinasi sampai pusat. Tim teknis sudah turun mengukur, artinya kawasan ini masuk dokumen perencanaan. Tinggal kita kawal bersama. Semoga 2026 anggaran turun dan wajah Danau Letang berubah total jadi kawasan modern tapi tetap asri,” jelasnya optimis.

BACA JUGA  Bupati Fadhil Lakukan Penanaman Padi Perdana Di Kelompok Tani Maju Makmur dan Kelompok Tani Laskar Tani Jaya Didesa Jelutih

Perjuangkan Pajak, Status Tanah, dan Wi-Fi
Dalam diskusi terbuka, pengelola Danau Letang, Anton, menyampaikan keluhan soal kewajiban setor PAD yang belum sebanding dengan perhatian pembangunan. Ia juga meminta kepastian status aset tanah dan keluhan terhentinya fasilitas Wi-Fi untuk pelajar dan mahasiswa.

Sudarto merespons tegas. Untuk pajak, ia siap membantu mengajukan permohonan keringanan ke dinas terkait. Soal status tanah, pembahasan dengan BWS dan Bagian Aset Pemda sudah berjalan untuk pengalihan agar status hukumnya jelas.

“Sementara untuk Wi-Fi, siap kita perjuangkan. Nanti saat kunjungan kerja ke provinsi, Pak Anton ikut saya. Fasilitas ini penting untuk pendidikan dan riset, tidak boleh mati,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Di akhir acara, Sudarto juga menegaskan kepeduliannya melalui 2 unit ambulans gratis yang sudah beroperasi puluhan tahun melayani warga hingga ke Kerinci dan Padang.

Reses ditutup dengan tekad bulat. Sudarto berjanji seluruh aspirasi warga akan jadi prioritas perjuangannya di DPRD agar Danau Letang menjadi lokomotif ekonomi baru Muara Bulian dan Batang Hari. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ketua DPRD Batang Hari Pimpin Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Anggaran 2024

Batanghari

Rapat Dengar Pendapat DPRD Batang Hari Serahkan Kasus Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja PT JDR Ke Disnaker

Batanghari

Bupati  Mhd. Fadhil Arief Meresmikan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Batang Hari

Batanghari

Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih Di Batang Hari, Pemda Bersama TNI-Polri Bagikan 2.500 Bendera

Batanghari

Sejarah Baru Batang Hari, Fadhil-Bakhtiar Kembali Memenangkan Kontestasi Pilkada 2024

Batanghari

Senyum Kebahagian Bagi Ribuan ASN Batang Hari, Gaji Ke-13 Dan Ke-14 Akhirnya Di Bayarkan

Batanghari

Penjaga Malam Dinas P & K Batang Hari Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Serangan Jantung

Batanghari

Final Spektakuler, Bupati Batang Hari Tutup Open Turnamen Voli: “Olahraga Satukan Warga Dan Hidupkan Ekonomi