Pererat Silaturahmi, Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto Gelar Jum’at Keliling Di Masjid Al-Muwazhafin Waka Polres Batang Hari Kompol Dedi Kurniawan Susilo Laksanakan Jum’at Keliling di Masjid Al-Furqon Asrama Polisi Teratai Kapolres Batang Hari Pimpin Commander Wish Di Tengah Kabut Asap Pekat, Siaga Penuh Sepanjang Jalan Sri Sudewi Pemkab Batang Hari Hadiri Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi, Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Kedekatan Dengan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Rumah Bunda Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil Tampil Di Mata Loka Fest 2026

Home / Batanghari / Budaya / Daerah / Peristiwa

Senin, 28 September 2026 - 12:55 WIB

Ketua Mabincab PC PMII Batanghari Dr. Iwan Aprianto : Kader Itu Harus Berproses Dan Perkuat Literasi

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Dr. Iwan Aprianto, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Kabupaten Batanghari, memberikan pesan motivasi kepada para kader PMII agar tidak mudah lelah dalam menjalani setiap proses kaderisasi.

Pesan tersebut disampaikan Bapak Iwan Aprianto dalam kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Komisariat PGSD UNJA Cabang Batanghari, yang digelar di Kantor Kesbangpol Batanghari, Minggu (27/09/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Iwan Aprianto, S.Pd,I, M.Pd,. menekankan bahwa proses berorganisasi merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, membangun karakter, serta mengembangkan kemampuan diri. Karena itu, setiap kader diharapkan mampu menikmati dan menjalani setiap tahapan proses dengan penuh kesungguhan.

“Bagi kader-kader yang saat ini sedang berproses, jangan ada kata lelah untuk mendapatkan pengalaman yang lebih luas. Teruslah belajar, berproses, dan membuka diri terhadap berbagai pengalaman yang ada,” ujar Iwan.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berada di organisasi tidak hanya menjadi bekal dalam menjalankan aktivitas kepengurusan, tetapi juga dapat menjadi modal penting bagi kader ketika terjun ke tengah masyarakat.

BACA JUGA  Bertindak Selaku Pembina Upacara, MFA : ASN Di Lingkungan Pemkab Batang Hari Harus Bersikap Netral Dalam Menghadapi Pemilu 2024

Ia juga mendorong para kader untuk memperkuat budaya literasi. Menurut Iwan, literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis.

“Tingkatkan literasi, karena literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi apa yang kita baca dan apa yang kita tulis dapat diimplementasikan untuk kebaikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pengetahuan yang diperoleh melalui berbagai sumber harus mampu melahirkan pemikiran dan tindakan yang memberikan manfaat. Demikian pula dengan tulisan, hendaknya tidak berhenti sebagai rangkaian kata, tetapi dapat menjadi sarana menyampaikan gagasan, memberikan edukasi, serta mendorong perubahan positif di lingkungan sekitar.

Dr. Iwan juga mengingatkan kader PMII agar menjadikan organisasi sebagai tempat untuk mengembangkan kapasitas diri. Proses kaderisasi, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk membangun kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Jangan hanya menjadi kader yang mengetahui teori, tetapi bagaimana ilmu dan pengetahuan yang didapatkan mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.

BACA JUGA  Penderita Kanker Darah di Batanghari Butuh Uluran Tangan

Ia berharap para peserta MAPABA dapat mengikuti seluruh rangkaian proses kaderisasi dengan serius dan penuh semangat. Menurutnya, menjadi bagian dari PMII bukan hanya tentang mendapatkan status sebagai anggota, tetapi juga tentang kesediaan untuk terus belajar, berproses, dan memberikan kontribusi. Pungkasnya

Sementara itu, Ketua Umum PMII Feri Ardiansyah menegaskan bahwa PMII bukan milik kelompok atau pengurus tertentu, melainkan milik seluruh anggota dan kader.

“PMII bukan milik pengurus rayon, komisariat maupun cabang. PMII adalah milik semua anggota dan kader. Kami hanya pelayan organisasi, sehingga setiap anggota dan kader berhak mendapatkan haknya, baik dalam keilmuan maupun kaderisasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar militansi kader ditujukan kepada organisasi, bukan kepada figur atau pengurus tertentu.

“Kami berharap militansi anggota dan kader bukan kepada pengurus ataupun ketua umum, tetapi kepada organisasi. Siapa pun pengurusnya, harus tetap cinta dan memiliki rasa memiliki terhadap PMII,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Unggul Tipis, Dr. Ansori, S.Pd.I, M.Pd.I Terpilih Menjadi Rektor Institut Agama Islam Nusantara Batanghari Periode 2024-2028

Batanghari

Bupati MFA Serahkan Secara Simbolis Sertifikat Tanah Warga Sungai Baung 

Batanghari

Satu Tahun Buronan, Akhirnya Hairul Di Dor Aparat Kepolisian

Batanghari

Melestarikan Budayo Lamo, Bupati MFA Menghadiri Kegiatan Bakarang Basamo Di Lubuk Jawi Desa Terusan

Batanghari

Final Spektakuler, Bupati Batang Hari Tutup Open Turnamen Voli: “Olahraga Satukan Warga Dan Hidupkan Ekonomi

Daerah

Semester 1, Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Ungkap 31 Kasus Peredaran Narkoba

Batanghari

Ketua DPRD Rahmad Hasropi Pimpin Rapat Paripurna  Penandatanganan Nota Kesepakatan RAPBD  Tahun 2025 Kabupaten Batang Hari

Kesehatan

Wabup H.Bakhtiar, Hadiri Acara Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting