Lintasjambi.co.id.Jambi.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus menunjukkan komitmen serius dalam upaya pelestarian dan pengembangan Cagar Budaya Benteng Tembesi.
Setelah sebelumnya melakukan audiensi dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, Pemkab Batang Hari kembali menindaklanjuti upaya tersebut dengan menggelar audiensi bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Provinsi Jambi, pada Selasa (29/09/2026).
Audiensi strategis tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, SP.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah konkret dan berkelanjutan Pemkab Batang Hari dalam memperoleh perhatian, dukungan teknis, serta tindak lanjut nyata terhadap upaya pelestarian dan revitalisasi kawasan Cagar Budaya Benteng Tembesi yang berada di Kecamatan Mersam.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup H. Bakhtiar menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan BPK Provinsi Jambi untuk menjaga eksistensi Benteng Tembesi sebagai salah satu situs sejarah penting peninggalan masa kolonial yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Batang Hari.
“Pelestarian Benteng Tembesi bukan hanya soal menjaga bangunan fisiknya, tetapi juga menjaga identitas dan warisan sejarah kita. Ini harus terus kita kembangkan sebagai edukasi sejarah bagi generasi mendatang,” ujar Wabup Bakhtiar.
Ia berharap melalui audiensi ini ada dukungan kajian arkeologi lanjutan, pendampingan pelestarian, hingga dukungan untuk pengembangan Benteng Tembesi sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan di Kabupaten Batang Hari, Bumi Serentak Bak Regam.
Sementara itu, pihak Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Jambi menyambut baik inisiatif Pemkab Batang Hari dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam upaya pelestarian cagar budaya tersebut sesuai dengan regulasi dan kewenangan yang ada.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi dan kolaborasi, baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari sejarah dan jati diri Kabupaten Batang Hari. (DA)










