Lintasjambi.co.id.Batang Hari.-Â Suasana Danau Letang Muara Bulian mendadak ramai, ribuan masayarakat tumpah ruah memadati area danau untuk menyaksikan secara langsung pembukaan dan jalannya Lomba Pacu Perahu Piala Batang Hari Super Tangguh, dalam rangka Festival Danau Letang Tahun 2026. Antusias warga sangat tinggi, mulai dari orang tua hingga anak muda, memenuhi bantaran danau. Sabtu (25/09/2026)
Lomba secara resmi dibuka oleh Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief sekira pukul 15.00 WIB, yang disambut dengan penyambutan adat melalui pantun dari Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari.
Tampak hadir Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi, Kepala Balai Benih Ikan Air Tawar Sungai Jambi, Kapolres Batang Hari yang diwakili Kapolsek Muara Bulian, Ketua DPRD yang diwakili anggota dewan, Asisten I Setda, sejumlah Kepala OPD, Ketua Umum KONI Batang Hari, Lurah Muara Bulian, para Ketua RT Perumnas dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi. “Kegiatan lomba pacu perahu ini bukan sekedar ajang kompetisi olahraga air rutinitas semata, lebih dari itu even ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam melestarikan budaya lokal, tradisi bahari, sekaligus sebagai motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang Hari,” ujar Bupati.
“Melalui lomba perahu ini kita memperkenalkan secara lebih luas keindahan objek wisata Danau Letang sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah dan asri berbasis pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Pacu Perahu dalam rangka Festival Danau Letang Kabupaten Batang Hari Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Usai membuka, Bupati Mhd. Fadhil Arief bersama perwakilan Kapolres, Ketua Umum KONI dan Kepala OPD mengitari Danau Letang dengan pengawalan Pol Airud Polda Jambi menggunakan boat, kemudian melepas bibit ikan nila sebanyak 20.000 ekor dan melepas bendera start lomba.
Lomba pacu perahu tahun ini diikuti 69 tim dengan satu tim berjumlah 7 orang. Ini menjadi rekor peserta terbanyak pertama. Peserta tidak hanya dari Batang Hari, tetapi juga dari Sarolangun, Muaro Jambi, Kota Jambi, hingga Banyuasin (Sumsel), bahkan ada pedayung kelas nasional.
Membeludaknya ribuan penonton menjadi bukti bahwa Festival Danau Letang sangat dirindukan masyarakat dan menjadi magnet wisata baru di Jambi. (DA)










