Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Festival Danau Letang 2026 resmi dibuka pada Jumat malam sekira pukul 20.15 WIB di kawasan Danau Letang Perumnas, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Jum’at (25/09/2026)
Festival tersebut dibuka oleh Camat Muara Bulian M. Ghafara Liano, S.STP yang mewakili Bupati Batang Hari M. Fadhil Arif.
Festival Danau Letang tahun ini mengusung tema “Harmoni Budaya, Alam dan Semangat Kebersamaan Masyarakat Batang Hari”.
Tampak hadir Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari Suhendro, Lurah Muara Bulian, Ketua Pokdarwis Danau Letang Indah Makmur, Ketua RT 17 Perumnas dan tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan laporan Ketua Pokdarwis Letang Indah Makmur, Isnun. Dalam laporannya, Isnun menceritakan sejarah awal Danau Letang yang dibangun secara gotong royong oleh masyarakat Perumnas Muara Bulian.
Isnun juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang telah mendukung penuh terselenggaranya Festival Danau Letang 2026 yang pertama kali digelar ini.

Selanjutnya, Camat Muara Bulian M. Ghafara Liano membacakan amanat Bupati Batang Hari.
“Pemerintah Kabupaten Batang Hari memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Pokdarwis Letang Indah Makmur, panitia penyelenggara, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menginisiasi dan bekerja keras mewujudkan festival ini,” ucap Camat saat membacakan amanat Bupati.
“Kehadiran Festival Danau Letang yang pertama ini bukan sekedar ajang seremonial semata. Ini merupakan tonggak sejarah dan bukti nyata komitmen kita bersama dalam menggali, mengembangkan, dan mempromosikan potensi pariwisata daerah. Kabupaten Batang Hari dianugerahi kekayaan alam dan kearifan lokal yang luar biasa dan Danau Letang adalah salah satu permata pariwisata yang terletak tepat di jantung Muara Bulian,” lanjutnya.
Masih dalam amanat Bupati yang dibacakan Camat Liano, sektor pariwisata membutuhkan kolaborasi.
“Sektor pariwisata tidak akan bisa maju jika hanya mengandalkan peran pemerintah. Kunci utamanya ada pada sinergi dan kolaborasi berbasis komunitas (community-based tourism). Apa yang ditunjukkan oleh Pokdarwis di Danau Letang hari ini adalah contoh konkret bagaimana swadaya masyarakat mampu mengubah sebuah kawasan menjadi destinasi yang memiliki nilai jual, daya tarik dan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar,” pungkasnya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Danau Letang 2026 resmi dinyatakan dibuka yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Camat Muara Bulian M. Ghafara Liano. (DA)










