Bahas Sinergi Dan Peningkatan Pelayanan Publik, DPRD Batang Hari Terima Kunker DPRD Lampung Selatan Ketua DPRD Rahmad Hasrofi Menghadiri Keberangkatan 210 Calon Jemaah Haji Kabupaten Batang Hari Menutup Jambi School Footbal League, Bupati Mhd. Fadhil Arief : JSFL  Memiliki Peran Penting Dalam Mencetak Atlet Muda Berbakat Bupati MFA Melepas 210 Calon Jemaah Haji Batang Hari Menuju Perjalanan Ke Tanah Suci Mekkah Peringati Hari Jadi Damkarmat Ke-107, Satpol PP Ke-76 Dan Satlimas Ke-64 Tahun 2026, Bupati MFA Bertindak Selaku Inspektur Upacara

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:39 WIB

Kemenag Batang Hari Akan Siapkan Program Edukasi, Dampak Angka Pernikahan Dini Melonjak Sepanjang Tahun 2025

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Jumlah pernikahan di Kabupaten Batang Hari sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan, termasuk pernikahan yang dilakukan oleh pasangan di bawah usia 19 tahun. Data dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Hari menunjukkan adanya tren kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan resmi, pada tahun 2024 Kemenag Batang Hari menerbitkan sebanyak 1.726 buku nikah. Angka tersebut meningkat pada tahun 2025 menjadi 1.808 buku nikah, mencerminkan bertambahnya jumlah pasangan yang melangsungkan pernikahan secara resmi.

Tidak hanya pernikahan usia ideal, pengajuan pernikahan di bawah umur juga mengalami kenaikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 54 pasangan mengajukan verifikasi berkas pernikahan dengan melampirkan surat dispensasi dari Pengadilan Agama. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 44 pasangan.

BACA JUGA  Bupati Mhd. Fadhil Arief Melantik Pengurus Baznas Kabupaten Batanghari Periode 2025-2030

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, H. Zeifni Ishaq, menegaskan bahwa seluruh pernikahan di bawah usia 19 tahun harus melalui prosedur hukum yang ketat.

“Setiap pernikahan di bawah umur wajib memiliki putusan dispensasi dari Pengadilan Agama sebelum diproses di Kemenag. Prosesnya cukup panjang karena kami harus cermat dan teliti,” jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan pernikahan usia dini, Kemenag Batang Hari juga berencana menggelar program sosialisasi di tingkat sekolah menengah atas dan sederajat. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa, khususnya siswi, agar tidak terburu-buru menikah sebelum menyelesaikan pendidikan.

“Kami ingin memberikan edukasi kepada pelajar SMA sederajat agar fokus menempuh pendidikan dan mengejar cita-cita. Usia mereka masih dalam masa transisi dan cenderung labil, sehingga perlu pendampingan dalam mengambil keputusan penting,” ujar Zeifni.

BACA JUGA  Ketua DPRD Batang Hari Rahmad Hasropi, SE, Hadiri Peresmian Kegiatan Alun-Alun Bajubang

Ia menambahkan bahwa batas usia perkawinan telah diatur secara tegas dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, yang menyebutkan bahwa perkawinan hanya diperbolehkan apabila pria dan wanita telah berusia minimal 19 tahun.

Melalui berbagai program pembinaan dan edukasi, Kemenag Kabupaten Batang Hari terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan mental, fisik, dan ekonomi sebelum membangun rumah tangga.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pernikahan usia dini sekaligus menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Srikandi Satpol PP Batang Hari Beraksi, ASN Muslim Dihimbau Segera Melaksanakan Sholat Jum’at

Batanghari

Bupati MFA Melaksanakan Panen Raya Padi, Pada 13 Kelompok Tani Seluas 365 Ha Di Desa Pasar Terusan

Batanghari

Bupati Batang Hari Buka Sinema Keliling RoadShow Festival Bulanan 2023

Batanghari

Peringati Hari Pahlawan Wabup H. Bakhtiar Ziarah Ke TMP Ksatria Bhakti Kelurahan Sridadi

Batanghari

Membuka Kegiatan Rembuk Kelompok Tani Se-Kabupaten Batanghari, Bupati Berharap Agar Kedepannya Bisa Swasembada Pangan

Daerah

Bupati MFA Hadiri HSN Tahun 2022, Ribuan Santri dan Masyarakat Tumpah Ruah Diponpes As-Sulthon

Batanghari

Bupati Batanghari Lantik dan Mengambil Sumpah  46 PPPK 

Batanghari

Bupati Mhd. Fadhil Arief, Secara Resmi Membuka Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 127 Kodim 0415/Jambi Di Desa Petajen