Polres Batang Hari Gelar Acara Kenal Pamit Wakapolres, Kasat Binmas Dan Kapolsek Pemayung Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa: Sertijab Untuk Wujudkan Pelayanan Presisi Peringati HAORNAS 2026, Ketua KONI Batang Hari Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Menjadi Bahagian Dari Gaya Hidup Gubernur Al Haris Didampingi Bupati MFA Lakukan Monitoring Karhutla Di Batang Hari, Sarankan Hujan Buatan Di Tahura Turnamen Antar Pers Se-Provinsi Jambi Digelar Oktober, UMKM Muara Bulian Optimis Omzet Naik

Home / Muaro Jambi / Nasional / Peristiwa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:29 WIB

LPKNI Adukan KCBN Muaro Jambi Ke UNESCO, Stockpile Batu Bara Jadi Sorotan Internasional

Lintasjambi.co.id.Muaro Jambi.- Upaya penyelamatan Kawasan Cagar Budaya Nasional – KCBN Muaro Jambi seluas 3.981 hektare memasuki fase krusial. Persoalan perlindungan kawasan bersejarah itu kini telah dibawa ke tingkat internasional.

Langkah tersebut ditempuh Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia – LPKNI dengan melayangkan surat resmi kepada UNESCO di Paris, Prancis, pada 1 Desember 2025.

Surat itu menyoroti dugaan persoalan zonasi serta keberadaan aktivitas industri, khususnya stockpile batu bara, di dalam dan sekitar kawasan penyangga KCBN Muaro Jambi.

“Pemberitaan terkait cagar budaya Muaro Jambi seluas 3.981 hektare ini sudah beberapa kali disuarakan oleh LSM maupun mahasiswa, bahkan tokoh nasional sudah turun langsung ke lapangan. Namun, hasilnya tidak ada yang bergeming,” ujar Ketua Umum LPKNI, Kurniadi Hidayat.

Menurut Kurniadi, pelaporan ke UNESCO menjadi upaya terakhir untuk mendorong perhatian yang lebih luas.

“Terakhir, kami dari LPKNI menyurati UNESCO dengan dua bahasa, meminta UNESCO untuk menindaklanjuti masalah ini, karena ini sudah masuk dalam wilayah internasional,” tegasnya.

BACA JUGA  Polres Batang Hari Lakukan Operasi Lilin Dalam Rangka Pengamanan Natal Dan Tahun Baru 2025

Atensi Hingga Tingkat Pusat
Kurniadi menyebut, setelah surat tersebut dilayangkan, perhatian pemerintah Indonesia terhadap KCBN Muaro Jambi meningkat.

“Dengan adanya surat LPKNI ke UNESCO, maka kelabakan lah Indonesia, khususnya Kementerian Kebudayaan karena itu wilayah mereka. Bahkan Gubernur Jambi pun kini bersedia untuk memindahkan stockpile yang ada,” ungkapnya.

Atensi juga datang dari Istana. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, disebut memberikan perhatian terhadap perlindungan kawasan dan mendorong pengawalan yang lebih ketat atas kelestarian situs bersejarah tersebut.

Kementerian Kebudayaan di bawah Fadli Zon kemudian bersinergi dengan kementerian terkait untuk mendorong penataan kawasan. Fokus utama saat ini adalah penanganan aktivitas stockpile batu bara di sekitar cagar budaya.

Keseriusan pemerintah pusat juga terlihat dari keterlibatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara – DJKN melalui Kanwil Sumsel, Jambi, Babel bersama KPKNL Jambi. DPR RI juga mulai melakukan inventarisasi aset negara di kawasan Candi Muaro Jambi.

BACA JUGA  Camat Pemayung Mengaku Mendapat Tekanan Dari Salah Seorang Anggota  DPRD Batanghari,  Saat Diminta Stampel Dokumen, Terkait Konflik Lahan

Ujian Komitmen Negara
Muaro Jambi bukan sekadar hamparan situs purbakala. Kompleks percandian berbahan bata itu merupakan salah satu jejak penting peradaban masa lalu di Asia Tenggara dan bagian dari warisan sejarah Indonesia.

“Industri dapat dipindahkan. Stockpile dapat direlokasi. Investasi dapat diarahkan ke tempat lain. Namun, kerusakan terhadap tinggalan sejarah dapat bersifat permanen,” tulis keterangan LPKNI.

Kini, keputusan berada di tangan pemerintah. Setelah persoalan Muaro Jambi mendapat perhatian internasional, pemerintah dituntut memastikan proses berjalan transparan, objektif, dan berdasarkan hukum.

Bagi publik, penyelamatan KCBN Muaro Jambi menjadi ujian apakah negara mampu menempatkan perlindungan warisan budaya sebagai kepentingan jangka panjang di tengah tekanan aktivitas ekonomi.

Share :

Baca Juga

Nasional

Wanita Di Gringsingan Tewas Tergantung, Terdapat Secarik Kertas Wasiat

Batanghari

Deteksi Dini Gangguan Keamanan Dan Ketertiban, Lapas IIB Adakan Penggeledahan Rutin Blok Hunian WBP

Batanghari

Ini 3 Nama Terbaik, Seleksi JPT Pratama Sekda Batang Hari

Nasional

Menerima Apresiasi Women’s Inspiration Award Dari INews TV, Zulva Fadhil Satu-Satunya Ketua TP PKK di Indonesia Penerima Penghargaan

Batanghari

Peduli Dibidang Pendidikan, BRI  Salurkan CSR Di TK Kemala Bhayangkari 35 Batang Hari

Batanghari

Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Pimpin Rapat Paripurna Dalam Rangka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Batanghari

DPRD Batang Hari Gelar Paripurna, Pemkab Jawab Pemandangan Umum Fraksi Soal LKPD 2025

Batanghari

UPTD PPA Batang Hari Dampingi Korban Kekerasan Seksual oleh Ayah Tiri: “Jangan Anggap Ini Aib, Segera Lapor”