Wakil Ketua DPRD Batang Hari, dr. Firdaus Ikut Mendampingi Kunjungan Reses H. Bakri Anggota DPR RI Memasuki Tahap Akhir Sidang Etik Anggota DPRD, BK Akan Segera Buat Keputusan BK DPRD Batang Hari Tunda Sidang Pengesahan Alat Bukti, Terlapor Tidak Hadir Menjadi Pemenang Liga 4 Provinsi Jambi, Persebri FC Disambut Oleh Sekdwan DPRD Batang Hari Anggota DPR RI H. Bakri Lakukan Kunjungan Reses Ke Kabupaten Batang Hari

Home / Batanghari / Budaya / Daerah

Minggu, 23 Juli 2023 - 20:53 WIB

Melestarikan Budayo Lamo, Bupati MFA Menghadiri Kegiatan Bakarang Basamo Di Lubuk Jawi Desa Terusan

Lintasjambi.co.id.Terusan.- Bupati Batang Hari Mhd.Fadhil Arief menghadiri kegiatan bakarang basamo di Lubuk Jawi Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir, Minggu (23/07/2023).

 

Bekarang adalah suatu tradisi menangkap ikan yang dilakukan bersama-sama oleh masyarakat Kabupaten Batang Hari, Karena itu sebagian menyebutnya dengan istilah “Bakarang Basamo”. Tradisi menjadi unik karena ada juga yang dijadikan ajang perlombaan.

 

Di masa lalu, masyarakat menangkap ikan hanya dengan menggunakan alat sederhana itu. Seperti halnya yang berlaku pada tradisi bekarang basamo.

 

Penggunaannya saat bakarang basamo adalah, satu untuk menggiring dan menangkap ikan, satu lagi sebagai wadah untuk menampung hasil tangkapan. Biasanya para pria yang menangkap dengan joran, dan di tepian kaum perempuan memegang wadah hasil tangkapan alias ambung.

BACA JUGA  Bupati MFA Hadiri Hari Puncak Festival Literasi Batanghari Tahun 2023

 

Keseruan cara menangkap ikan seperti di masa lalu tersebut kembali diulang masyarakat di wilayah yang dialiri Sungai Batang Hari ini. Biasanya bakarang dilakukan saat air surut.

 

“Kemeriahan bakarang juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Batang Hari. Mengejar dan menggiring ikan dengan joran, ternyata tidaklah mudah. Mau tak mau, badan pun harus terendam “nyemplung” ke air berlumpur yang sudah diaduk-aduk orang banyak”.

BACA JUGA  Kapolres Batang Hari Adakan Pertemuan Dengan Para Jurnalis

Menangkap ikan dengan perlengkapan tradisional ini mengingatkan masyarakat pada tradisi di masa lalu yang sehat dan alami. Pelestarian ini ditujukan agar tidak ada lagi yang menangkap ikan menggunakan teknik yang ekstrem, misalnya menggunakan bahan-bahan kimia bahkan dengan menyetrum ikan.

 

Selanjutnya Bupati Batang Hari mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi pada kegiatan bakarang basamo pagi ini, “tampak antusias masyarakat terjun bakarang ke Lubuk Jawi ini, dari orang tua, bapak-bapak, emak-emak hingga anak-anak terjun bakarang basamo” semoga tradirisi ini dapat selalu kita lestarikan. (Red**)

Share :

Baca Juga

Batanghari

KPU Batanghari Adakan Bimtek Aplikasi Silon Untuk Operator Parpol

Batanghari

Meliput Persoalan Gas Melon, Jurnalis Dianiaya Warga Simpang Rantau Gedang

Batanghari

Bupati MFA Lantik 673 PPPK Guru Untuk Formasi Tahun 2022 Dilingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari

Batanghari

Vidio Viral Dugaan Oknum Anggota Polres Meminta Uang Pengawalan, Kasat Lantas  Polres Batang Hari Iptu Agung Prasetyo Soegiono Berikan Klarifikasi

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin, SE, Pimpin Langsung Rapat Lintas Komisi

Batanghari

Wabup H. Bakhtiar. SP, Menghadiri Penutupan MTQ Ke-53 Tingkat Kecamatan Mersam Di Desa Tanjung Putra

Batanghari

Wabup Batanghari H. Bakhtiar. SP, Menghadiri Rapat Paripurna Dengan Agenda Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Tahun 2023

Batanghari

Bupati MFA, Resmikan Rumah Pondok Pesantren, Program Baznas Tahun 2024