Irmanto Anggota DPRD Batang Hari Hadiri Pembukaan MTQ Ke-XVIII Tingkat Kelurahan Simpang Sungai Rengas  Bupati Batang Hari Diwakili Sekda Hadiri Pembukaan MTQ Ke-XVIII Tingkat Kelurahan Simpang Sungai Rengas Tahun 2026 Tekankan Peran PKK Sampai Ke Tingkat Desa, Bupati Fadhil Didampingi Bunda Zulva Kukuhkan 4 Ketua TP PKK Kecamatan Polres Batang Hari Edukasi Santri Ponpes Minhajus Saadah: Stop Narkoba, Judol, dan Bullying Timdu Dan DPRD Batang Hari Turun Ke Sialang Pungguk, Cek 186 Hektar Lahan Sengketanya SAD vs PT IKU

Home / Batanghari / Daerah

Rabu, 3 April 2024 - 21:29 WIB

Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Batang Hari, Gelar Pasar Murah di Bulan Ramadhan

Lintasjambi.co.id.Batanghari.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari, dalam hal ini Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (PPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sekaligus Lounching Gerakan Pembelian pangan Lokal (Gempal) dan Peresmian Kios Pangan (Kipang).

Acara ini dilaksanakan secara serentak oleh dinas PPP yang bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog Provinsi Jambi bertempat di halaman kantor PPP Kabupaten Batang Hari. Senin, (01/04/2024).

Fahrizal Kepala dinas PPP mengatakan, gerakan PMK ini dilaksanakan atas instruksi Badan Pangan Murah Se-Indonesia.

“Jadi Pasar Murah ini dilaksanakan secara serentak Se-Indonesia atas instruksi Badan Pangan Murah Indonesia yang dilaksanakan se-Kabupaten/Kota pada tanggal 1 April 2024,” ucap Fahrizal.

Ia mengatakan, gerakan Pasar pangan murah untuk Kabupaten Batang Hari ini sengaja dipusatkan di Dinas PPP.

Hal tersebut dilaksanakan agar product-product yang dipasarkan ini dapat memasarkan product-product hasil Pertanian.

BACA JUGA  Dikejar Massa, Mobil Pengedar Uang Palsu Terbalik

“Hasil pertanian itu seperti Sayur-sayuran, Buah-buahan. Kemudian, satu hal lagi kita bekerja sama dengan Bulog. Untuk dengan Bulog ini itu ada Beras, ada Susu, kemudia itu ada beberapa Komponen lainnya,” papar Kadis PPP.

“Tapi di gerakan pasar pangan murah yang kedua yang kita adakan di Bulan Romadhan ini, itu beras ada 6 Ton dan itu nanti kalau misalnya itu tidak cukup, kami akan koordinasi lagi dengan Bulog kalau seandainya tidak cukup sampai siang ini. Yang jelas beras yang dibawahkan oleh Bulog saat ini, itu ada 6 Ton beras” sambungnya.

Saat Kadis PPP disinggung oleh awak Media terkait beras yang berasal dari Petani Lokal, Fahrizal mengungkapkan belum ada penyaluran. Hal itu dikarenakan asupan beras dari Petani Lokal di Kabupaten Batang Hari adanya penurunan hasil Panen, sehingga pihak Pemkab Batang Hari pun inisiatifkan kerja sama dengan Bulog pada Gerakan Pangan Murah.

BACA JUGA  Bupati MFA Direncanakan Akan Sholat Idul Adha Dimasjid Rahmatullah Hutan Lindung

Untuk diketahui, adapun jenis dan stok Sembako yang dipasarkan pada Gerakan Pangan Murah tersebut yaitu;

  1. Beras SPHP 5 Kg ,sebanyak 6000 Kg dengan Harga jual Rp. 55 ribu
  2. Beras Premium 5 Kg, sebanyak 150 Kg, dengan Harga jual Rp. 72 ribu
  3. Minyak Goreng Kita berat 1 liter, sebanyak 240 Kg, dengan Harga jual Rp. 16 ribu
  4. Gula Manis Kita berat 1 Kg, sebanyak 150 Kg, dengan Harga Jual Rp. 17 ribu
  5. Tepung Mila sebanyak 50 Kg, dengan Harga jual Rp. 11 ribu, dan
  6. SKM Foyu sebanyak 240 Kaleng, dengan Harga jual Rp. 13 ribu. (AD)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Batanghari Ingatkan Kepala Desa dan Lurah, Jangan Coba-Coba Lari Dari Kebijakan, Akan Saya Ambil Tindakan Tegas

Batanghari

Lakukan Pemberkasan PPPK, Kepala BKPSDMD, Bertujuan Untuk Diusulkan Ke BAKN, Guna Menerbitkan Nomor Induk 

Batanghari

Macet…… Sekda Batanghari Ikut Turun Tangan Atur Lalulintas

Batanghari

Kanwil Ditjenpas Jambi Peringati Hari Pangan Sedunia, Lapas II B Muara Bulian Raih Juara 1 Dalam Lomba Inovasi Ketahanan Pangan

Batanghari

Breaking News…. Satria Bayuraga Tersangka Pembunuh AT Dihadiahi Timah Panas

Batanghari

Pembukaan Pesta Siaga Peringatan Hari Pramuka Ke-64, Kakak Zulva Fadhil Bertindak Selaku Inspektur Upacara

Batanghari

Bupati Batanghari MFA, Serahkan Satu Unit Ambulans Ke Puskesmas Teluk Leban

Batanghari

Jalan Masyarakat Dimanfaatkan PT Jindi South Jambi, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia Pertanyakan Izin