Kualitas Udara Memburuk, Bupati Batang Hari Keluarkan Edaran Siswa Sekolah Daring  Kepala Sekolah Se-Kabupaten Batang Hari Ikuti Zoom Meeting Tanggap Kabut Asap, Pembelajaran Dialihkan Ke Daring Menyikapi Kabut Asap, Gubernur Jambi Keluarkan Surat Edaran PTM Menjadi PJJ Alias Daring Waspada Kabut Asap, Dinkes Batang Hari Berikan Lima Cara Lindungi Diri Dan Keluarga ISPU Tembus 214. Udara Muara Bulian “Sangat Tidak Sehat”, DLH Batang Hari Imbau Warga Pakai Masker

Home / Batanghari / Budaya / Peristiwa / Wisata

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:47 WIB

Hadir Ditengah Himpunan Mahasiswa Arkeologi Unja, Wabup Bakhtiar : Tahun 1901 VOC Menjadikan Pasar Tembesi Sebagai Pusat Perdagangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Lintasjambi.co.id.Muara Tembesi.- Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara kegiatan MAKARA XI Arkeologi Herinnering oleh Himpunan Mahasiswa Arkeologi Universitas Jambi (PRAJA) jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, Universitas Jambi bertempat di lapangan sepak bola Benteng Tembesi. Sabtu (25/10/2025)

 

Wakil Bupati Batang Hari menyampaikan Terimakasih telah memperkenalkan mengingat Sejarah dengan bukti – bukti Sejarah baik itu berbentuk benda maupun tidak berbenda, ketika pada masa lalu semua orang satu-satunya jalan Transportasi melalui Sungai Batang Hari baik itu kepentingan Agama, Pendidikan dan Ekonomi.

Kita lihat secara bersama timbul Pendidikan di Muaro Jambi dengan Candi Muaro takus, kemudian itu ada situs- situs Sejarah yang ada di beberapa Kabupaten Provinsi Jambi itu kepentingan keagamaan. Situs itu meninggalkan jejak atau bukti sejarah. kita lihat Candi Pematang saung yang berada di Pemayung, kemudian Candi di teratai seberang Muara Bulian, kemudian di Desa rantau kapas tedapat patung – patung budha Itu pendidikan terhadap Agama Budha. Selanjutnya proses Pendidikan Agama Islam ada bukti- bukti di kampung raja ada Masjid tua bahkan saat ini sudah banyak pondok pesantren.

BACA JUGA  Tim Opsnal Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari, Ringkus 2 Orang Pengedar Narkoba Di Kelurahan Kampung Baru Muara Tembesi

 

Lanjut Wakil Bupati menyampaikan Di Muara Tembesi memiliki tiga (tiga) persimpangan Sungai Tembesi dan sungai Batang Hari sehingga tinggal bukti-bukti sejarah yang di kenal dengan proji, Prada, ada kantor bahkan meninggalkan ada beberapa makam orang Belanda di pasar Muara Tembesi, ketika Belanda masuk tentu dengan keamanan di pasar Muara Tembesi ini, pada tahun 1901 ada kapal dagang Belanda (VOC).

Oplus_131072

Kemudian alat tukar pada zaman dahulu yaitu kupon, dikasih kepada Masyarakat yang memiliki kebun ladah/cengkeh itu ganti dengan sembako berlaku khususnya di Kabupaten Batang Hari. Kemudian Muara Tembesi ini pusat pasar perdagangan.

BACA JUGA  Ikuti Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Bupati Fadhil : Keamanan  Fondasi Utama Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

 

Dalam sambutannya Wakil Bupati menitipkan pesan kepada Mahasiswa Arkeologi jurusan Sejarah Universitas Jambi tulislah buktikan bahwa ada peninggalan kolonial maupun peninggalan penyebaran Agama dan mengajak bersama – sama dengan prodi sejarah supaya lebih jauh mengenang pada masa lalu dan berikanlah kesan yang terbaik pada kita bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati MFA Serahkan Serahkan Sertifikat Program PTSL Dan Beasiswa Tangguh Untuk Tahun 2023

Batanghari

Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Kemenag Batang Hari Berikan Himbauan 

Batanghari

Hadiri Pembukaan MTQ Ke- 29 Tingkat Kecamatan Batin XXIV, Bupati MFA : MTQ Sarana Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Batanghari

KETUA FRAKSI DEMOKRAT MENGUCAPKAN SELAMAT HUT KE-74 KABUPATEN BATANGHARI

Budaya

M.Fadhil Arief Sambut Baik Kunjungan Dewan Kesenian Batanghari Dalam Rangka Menyampaikan Progres Kerja dan lainnya

Batanghari

dr. Ibnu Rahmat Muda, MARS, Direktur RSUD Hamba Berkomitmen Akan Menjaga Dan Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Batanghari

Ketua DPRD Anita Yasmin : Senang Dapat Hadir Ditengah-tengah Peserta Raimuna Cabang Batanghari Tahun 2023

Batanghari

Kalau Ditanya Tentang Batanghari, Saya Paling Paham Ucap Bupati MFA, Saat Musrenbang RKPD Kecamatan Maro Sebo Ilir