Pererat Silaturahmi, Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto Gelar Jum’at Keliling Di Masjid Al-Muwazhafin Waka Polres Batang Hari Kompol Dedi Kurniawan Susilo Laksanakan Jum’at Keliling di Masjid Al-Furqon Asrama Polisi Teratai Kapolres Batang Hari Pimpin Commander Wish Di Tengah Kabut Asap Pekat, Siaga Penuh Sepanjang Jalan Sri Sudewi Pemkab Batang Hari Hadiri Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi, Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Kedekatan Dengan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Rumah Bunda Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil Tampil Di Mata Loka Fest 2026

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Forkopimda Batanghari Deklarasikan Komitmen Bersama Tolak Geng Motor

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna membahas penanganan dan penanggulangan geng motor di wilayah Batanghari.

Rakor mengusung tema “Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan Demi Terwujudnya Lingkungan yang Aman, Tertib, Damai, dan Kondusif”. Kegiatan berlangsung di Aula Besar Kantor Bupati Batanghari, Selasa (21/7/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari Mula P. Rambe, S.Sos. Turut mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H, Kabag Ops Polres Batanghari AKP Harianto Sitepu, S.E., M.M, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol, dan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari H. Bustomi, S.Ag., M.Pd.I.

Hadir juga Asisten I Setda Batanghari M. Rifai, S.E., M.E, Kepala Kesbangpol A. Fathan, S.E, Kepala Kemenag H. Zeifni Ishaq, M.H, Kepala OPD terkait, Ketua Lembaga Adat Drs. H. Fathuddin Abdi, Ketua MUI Zaharudin, Wakil Ketua FKUB Usman Thalib, para Kasat Polres Batanghari, Kapolsek jajaran, Danramil se-Kabupaten Batanghari, para Camat, serta Pengawas SMA dan Ketua OSIS SMA/SMK se-Kabupaten Batanghari.

Membacakan sambutan Bupati Batanghari, Sekda Mula P. Rambe menegaskan aksi geng motor saat ini telah bertransformasi dari kenakalan remaja menjadi tindak kriminal terorganisir yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA  DPRD Batanghari Meminta Pemerintah Daerah Untuk Memaksimalkan Pelayanan Kesehatan, Khususnya Pelayanan Hemodialisa

“Kita tidak akan membiarkan ruang publik di Kabupaten Batanghari dikuasai rasa takut. Penanganan geng motor tidak bisa dilakukan sepihak oleh aparat penegak hukum saja. Diperlukan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Untuk itu, Bupati mengajak semua pihak fokus pada tiga strategi:
1. Persuasif: Menyediakan wadah penyaluran kreativitas generasi muda melalui olahraga, seni, dan kegiatan kepemudaan.
2. Preventif: Menggiatkan razia, sosialisasi bahaya geng motor di sekolah, dan memperkuat peran orang tua dalam mengawasi anak.
3. Represif: Mendukung penuh tindakan tegas Polres dan Kodim terhadap pelaku pidana, pembawa senjata tajam, dan pelaku kekerasan di jalanan.

Bupati juga menginstruksikan pembentukan posko pengaduan, pengaktifan kembali siskamling di tingkat RT/RW, serta pelaksanaan patroli gabungan secara rutin di titik-titik rawan.

Dalam paparan yang dibacakan Kabag Ops Polres Batanghari, Kapolres Batanghari menyampaikan bahwa geng motor nyata-nyata telah mengganggu keamanan, ketertiban umum, dan merusak generasi muda.

BACA JUGA  Premanisme Dan Sanksi Hukum Yang Menjeratnya

“Sepanjang tahun 2026 terdapat 2 Laporan Polisi yang berkaitan dengan tindak pidana geng motor. Polres Batanghari telah melakukan mitigasi dan penggalangan terhadap tokoh-tokoh masyarakat guna mencegah maraknya aksi geng motor di wilayah Batanghari,” ujarnya.

Kepala Kejari Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan mengatakan akar permasalahan geng motor umumnya adalah pencarian jati diri pada remaja. Menurutnya, peran pengawasan orang tua dan pembinaan di sekolah menjadi kunci penting.

“Jangan sampai generasi penerus kita menjadi generasi yang brutal dan terbiasa dengan hal-hal negatif,” tegasnya.

Senada, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol menyebut anak Gen Z saat ini berada pada fase apatis dan mudah terpengaruh informasi negatif dari media sosial. Ia menekankan pentingnya kekompakan antara masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum.

Sementara itu, Anggota DPRD Batanghari H. Bustomi mengutip ajaran agama tentang pentingnya mencegah kemungkaran. “Dalam forum ini mari kita dengan kesadaran bersama mencegah hal-hal negatif dari adanya geng motor,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta Rakor menandatangani Deklarasi Komitmen Bersama Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati MFA Lakukan Panen Raya Padi : Dengan Kecanggihan Ilmu Dan Teknologi Petani Mampu Panen 8 Ton/Ha

Batanghari

Bupati Batanghari Hadiri Pelantikan Pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Batanghari Periode 2022-2023

Batanghari

Ditandai Dengan Pemukulan Gong, Wabup H. Bakhtiar Buka Batang Hari Expo Super Tangguh 2025

Batanghari

Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Pimpin Rapat Paripurna Dalam Rangka Pembacaan Keputusan Tentang Promperda Tahun 2026

Batanghari

Gubernur Jambi Al Haris Serahkan Bantuan Motor Dinas Kepala Desa, Sekaligus Membuka Turnamen Sepak Bola APDESI Cup 1 Provinsi Jambi 2023

Batanghari

Membahas Percepatan Penurunan Stunting, Sekda Batang Hari Mula P Rambe Melakukan Audiensi Dengan Tanoto Foundation

Batanghari

Diduga PT. LIS Langgar Perda, Sat Pol PP : Kami Akan Segera Lakukan Deteksi Dini Melibatkan Pihak Terkait

Batanghari

Sah……!! H. Bakhtiar Pimpin NasDem Batang Hari, Partai Besutan Surya Paloh