Bendera Star Diangkat Kakan Kemenag Batang Hari H. Zeifni Ishak, Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai HAB Ke-80 Wabup H. Bakhtiar Terima Simbolis Bantuan Beras Fortifikasi Sebanyak 7.075 Kg Untuk Baduta Stunting Dari Pemprov Jambi  Razia Gabungan Polres Batang Hari, UPTD Samsat, Serta Dinas Perhubungan Menyasar Pelanggar PKB Serta Plat Luar Yang Belum  BBn KB Pj Sekda Mula P Rambe Membuka Rakor Forum Satu Data Kabupaten Batang Hari Tahun 2025 Peringati Hakordia 2025, Kejari Batang Hari Gelar Bakti Sosial Dan Bazar Sembako Murah

Home / Batanghari / Daerah / Hukrim / Peristiwa

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:58 WIB

Heboh……!!!! Warga Sungai Ruan Ulu, Temukan Nyai Ani Sudah Tak Bernyawa

Lintasjambi.co.id.Batang hari – Kepanikan terjadi RT 08 Desa Sungai Ruan, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Seorang perempuan lanjut usia berinisial Ani (67) ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya, Senin (01/07/2025)

Dugaan sementara, korban tewas akibat kekerasan benda tumpul, namun penyelidikan kini terhambat lantaran pihak keluarga enggan mengizinkan otopsi.

Peristiwa mengejutkan ini pertama kali terungkap saat seorang tetangga merasa curiga karena sejak pagi rumah korban terlihat sunyi. Padahal, dalam keseharian, Ani dikenal sebagai sosok yang cukup aktif dan sering berkunjung ke rumah sanak saudara.

“Biasanya pagi-pagi nyai sudah kelihatan duduk di depan rumah atau keluar jalan. Hari ini sepi sekali. Begitu dicek, ternyata sudah meninggal,” ungkap seorang warga setempat yang meminta namanya dirahasiakan.

Temuan mengejutkan itu langsung dilaporkan warga ke perangkat desa dan kepolisian. Tak lama berselang, petugas pun memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.

Kepala Desa Sungai Ruan, Jauhari, membenarkan kabar duka tersebut.

“Benar, salah seorang warga kami ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Soal penyebab pastinya belum bisa kami pastikan karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” jelas Jauhari.

BACA JUGA  Wakili Dandim 0415/Jambi, Pabung Batanghari Letkol Inf. Herman Nursali Hadiri Kegiatan Babinsa Masuk Sekolah

Hasil pemeriksaan awal oleh Dokter Zakuan Rais dari Puskesmas setempat menemukan luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan adanya benturan benda tumpul. Temuan tersebut semakin menambah tanda tanya besar di tengah masyarakat

Rumor pun berembus kencang. Ada dugaan motif ekonomi yang melatar belakangi tragedi ini, mengingat korban dikabarkan baru saja menerima bantuan uang dari pemerintah. Kendati demikian, dugaan itu masih sebatas bisik-bisik warga dan belum terkonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Maro Sebo Ulu turut membenarkan adanya laporan penemuan jasad korban. Namun proses hukum masih berjalan di tempat karena pihak keluarga hingga kini belum membuat laporan resmi ke polisi.

“Kami memang sudah turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Namun sampai saat ini kami masih menunggu pihak keluarga korban membuat laporan polisi agar penyelidikan bisa dilanjutkan secara resmi,” tegas Kanit Reskrim.

Di sisi lain, pihak keluarga tegas menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah Ani. Sikap tersebut membuat aparat kepolisian tidak dapat melangkah lebih jauh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, apalagi jika ada dugaan tindak pidana di balik peristiwa ini.

BACA JUGA  Bupati MFA Kembali Lantik Pejabat Eselon II Dilingkup Pemkab Batanghari

Diketahui, Ani sehari-hari tinggal hanya bersama anaknya yang merupakan penyandang disabilitas mental (ODGJ). Kondisi ini pula yang memicu rasa prihatin warga sekitar, sekaligus kekhawatiran adanya tindak kriminal yang memanfaatkan kerentanan korban.

Kepala Desa Jauhari pun meminta masyarakat untuk menahan diri dari spekulasi berlebihan dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat hukum. Namun ia juga menegaskan bahwa jika benar terbukti ada kekerasan, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya.

“Kami semua berharap jika memang ada tindakan kekerasan atau motif lain di balik kematian ini, pelakunya bisa segera terungkap dan dihukum seadil-adilnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” ujar Jauhari dengan nada tegas.

Hingga berita ini diturunkan, rumah korban masih dalam penjagaan garis polisi. Warga sekitar masih dihantui rasa duka sekaligus penasaran yang mendalam. Kasus kematian tragis Ani kini menjadi misteri yang menunggu jawaban, sementara langkah hukum terhambat oleh keengganan keluarga untuk melapor ataupun mengizinkan otopsi.

Publik kini menanti keberanian keluarga korban untuk membuka pintu keadilan, agar misteri kematian sang nenek dapat terkuak hingga tuntas. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Akhirnya…… Cabor Judo Batanghari Boyong 11 Medali

Batanghari

Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahun 2023, Bupati MFA : Bentuk  Nyata Kepedulian Pemerintah Terhadap Legalitas Kepemilikan Tanah Masyarakat

Batanghari

Hadiri Musrenbang Kecamatan Bajubang, Ketua DPRD Batang Hari Rahmat Hasrofi Mengajak Semua Kepala Desa Saling Bersinergi Didalam Pembangunan

Batanghari

Pemkab Batanghari Peringati HUT RI Ke-78, Bupati MFA Bertindak Sebagai Irup

Batanghari

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Graha Karya, Anita Yasmin : Pemkab Berkomitmen Untuk Memajukan Kwalitas Pendidikan Di Batang Hari

Batanghari

AC Pengedar Sabu Tak Berkutik Saat Diamankan Tim Reserse Narkoba Polres Batang Hari

Batanghari

Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029, Bupati MFA : Ekonomi Batang Hari Sedang Tumbuh Bergeliat 

Batanghari

Peduli Dibidang Pendidikan, Bupati MFA Salurkan Seragam Sekolah Dari TK, SD Serta SMP, Bagi Siswa Yang Berprestasi Dan Kurang Mampu