Lintasjambi.co.id.Batang Hari.— Kualitas udara di Kabupaten Batanghari, Jambi mengalami penurunan akibat kabut asap yang semakin menebal sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, terutama orang tua dan pihak sekolah. Senin, 24/08/2026
Berdasarkan pantauan di lapangan, jarak pandang mulai berkurang terutama di pagi dan sore hari. Bau asap juga tercium hingga ke wilayah perkotaan Muara Bulian.
Dengan semakin pekatnya kabut asap, anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Debu dan partikel asap dapat memicu gangguan pernapasan, mata perih, hingga batuk pilek.
Pihak sekolah diimbau untuk lebih waspada dan membatasi kegiatan luar ruangan. Penggunaan masker juga disarankan saat anak berangkat dan pulang sekolah.
“Kami minta orang tua dan guru untuk ekstra memperhatikan kesehatan anak. Kalau asap semakin tebal, sebaiknya kegiatan olahraga di luar ditunda dulu,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat diimbau untuk memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, dan menutup pintu serta jendela saat kabut asap pekat.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi dari BPBD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari terkait status kualitas udara dan langkah penanganan lebih lanjut.
Warga berharap pemerintah segera melakukan pemantauan intensif agar kabut asap tidak berdampak lebih luas terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. (DA)










