Polres Batang Hari Gelar Acara Kenal Pamit Wakapolres, Kasat Binmas Dan Kapolsek Pemayung Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa: Sertijab Untuk Wujudkan Pelayanan Presisi Peringati HAORNAS 2026, Ketua KONI Batang Hari Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Menjadi Bahagian Dari Gaya Hidup Gubernur Al Haris Didampingi Bupati MFA Lakukan Monitoring Karhutla Di Batang Hari, Sarankan Hujan Buatan Di Tahura Turnamen Antar Pers Se-Provinsi Jambi Digelar Oktober, UMKM Muara Bulian Optimis Omzet Naik

Home / Batanghari / Daerah

Kamis, 7 Desember 2023 - 18:54 WIB

Uang Iuran Komite Sekolah, Dana BOS, Dan Dugaan Kampanye Berkedok Reses Di Demo LSM

Lintasjambi.co.id.Batanghari.- Sejumlah Aktivis yang tergabung dalam lembaga Cegah kejahatan indonesia(LCKI) dan Koalisi masyarakat peduli jambi (KOMPEJ) Batanghari menggelar Aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Batanghari, Dinas Pendidikan dan kebudayaan, kantor Badan pengawasan pemilihan umum (Bawaslu) dan kejaksaan negeri batanghari pada Kamis, 07/12/2023.

 

Aksi jalan kaki dari Tugu ikan tapa malenggang jalan Gajah Mada menuju jalan jendral sudirman Muara Bulian itu memiliki tiga Aspirasi yaitu terkait Iuran uang komite sekolah SMP. N 3 Batanghari, BOS SMP. N 8 Batanghari serta ada nya dugaan kampanye terselubung di balik kegiatan Reses anggota dewan dari Provinsi jambi.

 

Dalam Tuntutan terkait uang iuran Komite Sekolah SMP. N 3 Batanghari, para demonstran yang di pimpin korlap Herlas dan Yernawita, SH meminta pada APH agar ketua Komite Sekolah SMP. N 3 di panggil dan diperiksa. Karena menyangkut laporan masyarakat bahwa jika orang tua siswa tidak membayar uang iuran komite sekolah anak mereka terancam tidak bisa mengikuti ujian sekolah.

BACA JUGA  Bupati Batang Hari Mhd, Fadhil Arief, Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79

 

Besaran uang komite sekolah sejumlah 115 ribu rupiah yang di bulat kan menjadi 150 ribu rupiah juga menjadi pertanyaan para pendemo karena ada penetapan nilai nominal

 

” Kita meminta kepada aparat penegak hukum untuk memanggil dan memeriksa ketua komite sekolah ” Kata korlap Yernawita, SH

 

Transparansi Biaya Bantuan operasional sekolah (BOS) SMP. N 8 Batanghari juga turut di soal karena Menurut para demonstran ada nya dugaan tidak transparan karena tidak di temukan papan informasi pengelolaan BOS

 

” Saat Unras di gelar di Dinas Pendidikan dan kebudayaan Batanghari, Kepala Bidang pendidikan Dasar Adi Saputra mengatakan

BACA JUGA  Wakil Bupati H. Bakhtiar Bersama Warga Terusan Melaksanakan Gotong Royong Membersihkan Lingkungan 

 

” Untuk SMP. N 8 Papan informasi nya ada hanya saja karena lagi perehaban gedung sekolah maka papan informasi BOS di taruh di ruangan lain dan untuk iuran komite sekolah maka ketua komite nya akan kita panggil guna konfirmasi ” Papar Kabid Adi

Aksi unras di kantor Bawaslu Batanghari, Massa aksi juga menuntut ada nya informasi dugaan kampanye terselubung berkedok reses dari salah satu anggota dewan dari salah satu partai yang mencalegkan diri kembali 2024 yang di lakukan sebelum masa kampanye.

 

” Kita meminta kepada Kepala Bawaslu untuk memanggil dan memeriksa terkait apa yang kami sampaikan di depan gedung Bawaslu hari ini ” Pungkas Yernawita. (AD)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Peduli Palestina, MUI Bersama Lapisan Masyarakat Batanghari Akan Laksanakan Aksi Solidaritas

Batanghari

Bupati Batanghari Mengadakan Acara Kenal Pamit Bersama Kapolres Batanghari

Batanghari

Gubernur Al Haris Didampingi Sekda M. Azan. SH, Hadiri Tasyakuran Perpanjangan Masa Jabatan APDESI Se-Kabupaten Batang Hari 

Batanghari

Kukerta IAIN Nusantara Batanghari Mengadakan Festival Anak Soleh, Dengan Tema Meningkatkan Karakter Islam

Batanghari

Waspada!!!  Udara Batang Hari “Tidak Sehat”, 370 Warga Kena ISPA Akibat Kabut Asap

Batanghari

Hari Kedua Idul Fitri 1447 H, Kunjungan Keluarga Binaan Ke Lapas IIB Muara Bulian Semakin Meningkat

Batanghari

Lewat Jum’at Curhat Kapolres Siap Tampung Keluhan Masyarakat Batang Hari

Batanghari

Perkuat Sinergi Antar Instansi Dalam Mendukung Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial, Lapas Kelas IIB Selenggarakan Forum Group Discussion (FGD)