Naswin Bungkam Dan Kabur Di Temui Wartawan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mutasi Guru Agama Di Batang Hari Belum Selesai VIRAL…! Nota Dinas Bertanda Tangan Sekdis Naswin Diduga Jadi Alat Mutasi Guru Dari Tahun 2024 Saksi Pengadu Mundur, Badan Kehormatan DPRD Batang Hari : Persidangan Akan Dilanjutkan 25 Mei 2026 Bahas Sinergi Dan Peningkatan Pelayanan Publik, DPRD Batang Hari Terima Kunker DPRD Lampung Selatan Ketua DPRD Rahmad Hasrofi Menghadiri Keberangkatan 210 Calon Jemaah Haji Kabupaten Batang Hari

Home / Batanghari / Budaya / Peristiwa / Wisata

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:47 WIB

Hadir Ditengah Himpunan Mahasiswa Arkeologi Unja, Wabup Bakhtiar : Tahun 1901 VOC Menjadikan Pasar Tembesi Sebagai Pusat Perdagangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Lintasjambi.co.id.Muara Tembesi.- Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara kegiatan MAKARA XI Arkeologi Herinnering oleh Himpunan Mahasiswa Arkeologi Universitas Jambi (PRAJA) jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, Universitas Jambi bertempat di lapangan sepak bola Benteng Tembesi. Sabtu (25/10/2025)

 

Wakil Bupati Batang Hari menyampaikan Terimakasih telah memperkenalkan mengingat Sejarah dengan bukti – bukti Sejarah baik itu berbentuk benda maupun tidak berbenda, ketika pada masa lalu semua orang satu-satunya jalan Transportasi melalui Sungai Batang Hari baik itu kepentingan Agama, Pendidikan dan Ekonomi.

Kita lihat secara bersama timbul Pendidikan di Muaro Jambi dengan Candi Muaro takus, kemudian itu ada situs- situs Sejarah yang ada di beberapa Kabupaten Provinsi Jambi itu kepentingan keagamaan. Situs itu meninggalkan jejak atau bukti sejarah. kita lihat Candi Pematang saung yang berada di Pemayung, kemudian Candi di teratai seberang Muara Bulian, kemudian di Desa rantau kapas tedapat patung – patung budha Itu pendidikan terhadap Agama Budha. Selanjutnya proses Pendidikan Agama Islam ada bukti- bukti di kampung raja ada Masjid tua bahkan saat ini sudah banyak pondok pesantren.

BACA JUGA  Untuk Menjaga Netralitas ASN, BPD, Kepala Desa Serta Perangkatnya, Panwaslu Bajubang Adakan Sosialisasi

 

Lanjut Wakil Bupati menyampaikan Di Muara Tembesi memiliki tiga (tiga) persimpangan Sungai Tembesi dan sungai Batang Hari sehingga tinggal bukti-bukti sejarah yang di kenal dengan proji, Prada, ada kantor bahkan meninggalkan ada beberapa makam orang Belanda di pasar Muara Tembesi, ketika Belanda masuk tentu dengan keamanan di pasar Muara Tembesi ini, pada tahun 1901 ada kapal dagang Belanda (VOC).

Oplus_131072

Kemudian alat tukar pada zaman dahulu yaitu kupon, dikasih kepada Masyarakat yang memiliki kebun ladah/cengkeh itu ganti dengan sembako berlaku khususnya di Kabupaten Batang Hari. Kemudian Muara Tembesi ini pusat pasar perdagangan.

BACA JUGA  Bupati MFA, Lakukan Panen Raya Padi Sawah Bersama Kelompok Tani Tekat Jaya dan Tekat Makmur Desa Teluk Leban

 

Dalam sambutannya Wakil Bupati menitipkan pesan kepada Mahasiswa Arkeologi jurusan Sejarah Universitas Jambi tulislah buktikan bahwa ada peninggalan kolonial maupun peninggalan penyebaran Agama dan mengajak bersama – sama dengan prodi sejarah supaya lebih jauh mengenang pada masa lalu dan berikanlah kesan yang terbaik pada kita bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Membuka MTQ Tingkat Kabupaten Batang Hari ke-53,  Bupati Mhd.Fadhil Arief : Jadikan Al-Qur’an Sebagai Landasan Kehidupan

Batanghari

Bupati Batanghari Ingatkan Kepala Desa dan Lurah, Jangan Coba-Coba Lari Dari Kebijakan, Akan Saya Ambil Tindakan Tegas

Batanghari

Gelar Razia Gabungan Dan Tes Urine Lapas Muara Bulian Pastikan Lingkungan Steril Serta Negatif Narkoba

Batanghari

Bupati MFA Hadiri Dialog Interaktif Bersama TVRI Jambi

Batanghari

Hadiri Hari Anak Nasional, Bunda Paud Zulva Fadhil : Jangan Banyak Menuntut Kepada Anak, Sementara Haknya Sendiri Belum Terpenuhi

Batanghari

Ikuti Upacara Hardiknas 2023, Anita Yasmin : Pendidikan Adalah Salah Satu Tiang Dari Pada Kualitas Anak Bangsa

Batanghari

Wakili Bupati, Asisten I Batanghari Peringati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2023

Batanghari

Seorang Warga Senaning Tenggelam Di Sungai Batanghari