Pemkab Batang Hari Hadiri Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi, Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Kedekatan Dengan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Rumah Bunda Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil Tampil Di Mata Loka Fest 2026 Belajar Shibori Di LPKA Muara Bulian: Dari Lipatan Kain Menuju Modal Masa Depan Di Tengah Kabut Asap Pekat, Kapolres, Waka Polres Dan PJU Polres Batang Hari Turun Langsung Atur Lalu Lintas Perkuat Silaturahmi, GOW Batang Hari Gelar Pertemuan Rutin Bulanan Di Rumah Dinas Wabup

Home / Batanghari / Budaya / Peristiwa / Wisata

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:47 WIB

Hadir Ditengah Himpunan Mahasiswa Arkeologi Unja, Wabup Bakhtiar : Tahun 1901 VOC Menjadikan Pasar Tembesi Sebagai Pusat Perdagangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Lintasjambi.co.id.Muara Tembesi.- Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara kegiatan MAKARA XI Arkeologi Herinnering oleh Himpunan Mahasiswa Arkeologi Universitas Jambi (PRAJA) jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, Universitas Jambi bertempat di lapangan sepak bola Benteng Tembesi. Sabtu (25/10/2025)

 

Wakil Bupati Batang Hari menyampaikan Terimakasih telah memperkenalkan mengingat Sejarah dengan bukti – bukti Sejarah baik itu berbentuk benda maupun tidak berbenda, ketika pada masa lalu semua orang satu-satunya jalan Transportasi melalui Sungai Batang Hari baik itu kepentingan Agama, Pendidikan dan Ekonomi.

Kita lihat secara bersama timbul Pendidikan di Muaro Jambi dengan Candi Muaro takus, kemudian itu ada situs- situs Sejarah yang ada di beberapa Kabupaten Provinsi Jambi itu kepentingan keagamaan. Situs itu meninggalkan jejak atau bukti sejarah. kita lihat Candi Pematang saung yang berada di Pemayung, kemudian Candi di teratai seberang Muara Bulian, kemudian di Desa rantau kapas tedapat patung – patung budha Itu pendidikan terhadap Agama Budha. Selanjutnya proses Pendidikan Agama Islam ada bukti- bukti di kampung raja ada Masjid tua bahkan saat ini sudah banyak pondok pesantren.

BACA JUGA  Anita Yasmin Selaku Ketua DPRD Batanghari, Hadiri  Rakor Pengamanan Idul Fitri

 

Lanjut Wakil Bupati menyampaikan Di Muara Tembesi memiliki tiga (tiga) persimpangan Sungai Tembesi dan sungai Batang Hari sehingga tinggal bukti-bukti sejarah yang di kenal dengan proji, Prada, ada kantor bahkan meninggalkan ada beberapa makam orang Belanda di pasar Muara Tembesi, ketika Belanda masuk tentu dengan keamanan di pasar Muara Tembesi ini, pada tahun 1901 ada kapal dagang Belanda (VOC).

Oplus_131072

Kemudian alat tukar pada zaman dahulu yaitu kupon, dikasih kepada Masyarakat yang memiliki kebun ladah/cengkeh itu ganti dengan sembako berlaku khususnya di Kabupaten Batang Hari. Kemudian Muara Tembesi ini pusat pasar perdagangan.

BACA JUGA  Dewan Pimpinan Cabang Partai PPP Antar Berkas Bacaleg ke Kantor KPUD Kabupaten Merangin.

 

Dalam sambutannya Wakil Bupati menitipkan pesan kepada Mahasiswa Arkeologi jurusan Sejarah Universitas Jambi tulislah buktikan bahwa ada peninggalan kolonial maupun peninggalan penyebaran Agama dan mengajak bersama – sama dengan prodi sejarah supaya lebih jauh mengenang pada masa lalu dan berikanlah kesan yang terbaik pada kita bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ditintelkam Polda Jambi Lakukan Pengecekan Senjata Api Petugas Lapas Kelas IIB Muara Bulian

Batanghari

Pemda Batanghari Kembali Lantik dan Ambil Sumpah Pejabat Struktural

Batanghari

Bertindak Selaku Pembina Upacara Apel Senin, Kadis Damkar Batanghari : Kami Siap 24 Jam Melayani Masyarakat

Batanghari

Ketua DPRD Batang Hari Rahmat Hasrofi Mengikuti Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas

Peristiwa

Mewakili Bupati, Sekda Batanghari Menghadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke- XXVIII Dan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024

Batanghari

Bupati Batanghari MFA Serahkan 41 Unit Kendaraan Dinas PPL Dan PHL-PP

Batanghari

Menang Telak, Yakub. S.Ag Terpilih Menjadi Kades Tenam Periode 2023-2028

Batanghari

Sambut Hari Kemenangan, Polres Batanghari Gelar Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri 1446 H Bersama Masyarakat