Lintasjambi.co.id.Batang Hari.-Â Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifudin atau Tahura STS Jambi yang berada di wilayah Kabupaten Batang Hari terus meluas. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung penanganan kebakaran di lokasi tersebut. Dalam peninjauan itu, Gubernur melihat banyak lahan yang terbakar sudah ditanami sawit oleh masyarakat. Bahkan masih ditemukan adanya pembukaan lahan kosong di sekitar kawasan Tahura. pada Sabtu (05/09/2026).
Gubernur Al Haris mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan, sumber api diduga berasal dari area kosong yang sengaja dibakar di sekitar Tahura. Ditambah angin kencang dan suhu panas, api dengan cepat merambat ke area lain.
“Kita minta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dan menindak tegas oknum-oknum yang sengaja melakukan pembakaran secara tidak bertanggung jawab,” tegas Al Haris.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menyiagakan 4 unit waterbombing untuk membantu pemadaman di Batang Hari.
Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar.
“Ini dampaknya sangat luas. Selain menghabiskan anggaran daerah dan menguras tenaga petugas di lapangan, asapnya juga mengganggu aktivitas masyarakat dan anak sekolah,” ujarnya.
Pemprov Jambi bersama TNI, Polri, BPBD dan masyarakat terus berupaya memadamkan api agar tidak merembet lebih jauh ke dalam kawasan Tahura. (DA)










