Bupati Fadhil Arief Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025, Tegaskan WTP Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Polres Batang Hari  Melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Dengan Sandi “Ops Patuh Siginjai 2026″ Melantik 106 Pejabat Dilingkup Pemkab Batang Hari, Bupati Fadhil : Pelantikan Bertujuan Memperkuat Birokrasi Yang Profesional Hadiri Pelepasan Kelas VI SD IT Aulia, Bupati MFA : Tantangan Kalian Kedepan Jauh Lebih Besar, Jadilah Pribadi Yang Terus Belajar Pemerintah Kabupaten Batang Hari Kembali Meraih WTP Yang  Ke-13 Tahun 2026

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:57 WIB

RDP DPRD Batang Hari Ricuh, TIMDU Dituding Membelah PT Jambi Distribusindo Raya

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Batang Hari,  berakhir ricuh. Alih-alih jadi ruang solusi, forum di Ruang Banggar itu justru memicu kekecewaan warga Desa Sungai Buluh. TIM Pengawasan dan Pengendalian (TIMDU) yang dibentuk Pemkab dituding berpihak ke PT Jambi Distribusindo Raya (JDR) dan mematahkan semua laporan warga. Selasa, 02/06/ 2026,

Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Muhammad Firdaus, S.E. Hadir pimpinan PT JDR Ihsan, DC Bulian pimpinan Pedrik, Anggota Komisi II DPRD, Ketua PLK SP JBMJ Desa Sungai Buluh, Aliansi Masyarakat, serta perwakilan HMI dan GMNI. Pak RT Imam dan Tuo Tengganai juga ikut hadir.

Kecurigaan warga terbukti di forum. TIMDU menyatakan seluruh operasional PT JDR berjalan sesuai aturan. Sebaliknya, semua dugaan pelanggaran yang disampaikan warga disebut tidak berdasar. Pernyataan itu diakui terbuka di rapat.

“Kami kecewa. TIMDU yang kami harap beri solusi malah menuding kami salah dan tidak tahu arah. Kami masyarakat kecil, tapi tahu hak kami. Pemerintah harusnya menengahi, tapi di forum DPR justru seperti juru bicara perusahaan. Semua kegiatan disebut benar, sementara dugaan kami dianggap mentah,” ujar perwakilan warga dengan nada tinggi.

BACA JUGA  Sambut Hari Kemenangan, Polres Batanghari Gelar Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri 1446 H Bersama Masyarakat 

Warga membeberkan dua persoalan utama: pemotongan gaji tanpa dasar dan praktik intimidasi. Gaji pokok kecil, tapi potongannya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tanpa alasan jelas. Ada juga tekanan psikologis, ancaman, hingga PHK sepihak.  Sejumlah karyawan yang baru masuk kerja langsung dipecat tanpa kejelasan.

“Bagaimana kami hidup nyaman? Anak-anak kami kerja keras tapi haknya dirampas. Berani bersuara, ancamannya pemecatan. Ini penindasan, bukan tempat bekerja,” tegas perwakilan Aliansi Masyarakat.

Ketegangan memuncak saat Anggota DPRD Fraksi PPP Amin Hudori angkat bicara. Ia menilai TIMDU yang dibentuk era Zumairi tidak berpihak ke rakyat.

“RDP ini tidak bisa dilanjutkan seperti ini. Kami dari DPRD harus turun cek langsung ke lokasi. TIMDU dibentuk sepihak. Mereka tidak berpihak ke masyarakat, malah jadi juru bicara perusahaan. Ini harus diluruskan,” kata Amin Hudori.

BACA JUGA  Gelar Operasi Pekat, Polsek Muara Bulian : Sasaran Utama Kami Peredaran Miras

Merespons itu, pimpinan rapat Muhammad Firdaus menunda pembahasan. RDP lanjutan akan digelar setelah dewan melakukan peninjauan langsung ke operasional PT. JDR. Jadwal pertemuan ulang segera disusun.

Warga Sungai Buluh menegaskan tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan. Mereka meminta Bupati menindak jajaran yang tidak beres.

“Kami pesan ke Bapak Bupati: jika jajarannya tak beres, tolong ditindak. Kalau dibiarkan, hancur kami. Adik-adik kami kehilangan hak, abang-abang kami tidak bisa kerja karena sistem tak sesuai aturan,” seru warga.

“Kami hanya minta satu: kembalikan hak kami dan tunjukkan bagaimana perusahaan yang benar itu seharusnya berjalan. Perusahaan boleh untung, itu wajar. Tapi kalau caranya menindas rakyat, kami siap menentangnya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT JDR dan TIMDU belum memberikan penjelasan resmi terkait tudingan potong gaji dan intimidasi. Redaksi membuka ruang hak jawab bagi semua pihak. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bantah Pemberitaan Yang Dianggap Sepihak, Sekwan DPRD Batanghari Kirim Hak jawab

Batanghari

Bupati Mhd. Fadhil Arief Lantik Dan Kukuhkan Kepala Desa Penyesuaian Masa Jabatan

Batanghari

Bupati Batanghari Mhd. Fadhil Arief, Menghadiri Acara Penyerahan Simbolis Sidang Itsbah Nikah Dikantor Camat Maro Sebo Ulu

Batanghari

Mewakili Bupati, Asisten II Setda Batang Hari Hadiri Gerakan Pangan Murah

Batanghari

Bupati Bersama Wakil Bupati Hadiri Acara Kenal Pamit Kejari Batang Hari Dari Erik Meza Nusantara, S.H,M.H,MM. Ke Muhammad Irwan,S.H,M.H.

Batanghari

Bupati MFA Lantik Delapan Orang  Pejabat Eselon II di Lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari

Infrastruktur

Bupati MFA Kembali Raih Penghargaan, Kategori Pemimpin Daerah Berdedikasi Dan Kepedulian Sosial Dalam Acara Cahaya hati Award 2026

Batanghari

Sambut 1 Muharam 1447/2025 M, Pemkab Adakan Tausiyah Dengan Tema “Aktualisasi Semangat Dan Nilai-Nilai Tahun Hijriyah Menuju Batang Hari Super Tangguh”