Canangkan Sensus Ekonomi 2026 & Desa Cantik Batang Hari, Bupati Fadhil Arief : Data Adalah Fondasi Muatan Berlebih, 4 Tronton Batu Bara Diamankan Satlantas Polres Batang Hari Di Simpang BBC SK No. 400.10.21406/DPMD/2026, Mengakhiri Masa Tugas 2 Kades Di Kecamatan Muara Bulian Ribuan Jemaah Padati Terusan, Bupati Fadhil Warning Narkoba & Judol, UAS: Kuatkan Kebersamaan Hadapi 1448 H Diduga Terima Ancaman Melalui Telepon, Darwin Irianto Lapor Ke Bidang Propam Polda Jambi

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:46 WIB

H. Sudarto Anggota DPRD Batang Hari, Serap Aspirasi Warga, Dorong Danau Letang Jadi Ikon Wisata Batang Hari

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Masa reses anggota DPRD Kabupaten Batang Hari berlangsung hangat di Danau Letang, Jl. Pramuka RT 17 Perumnas Muara Bulian, Batang Hari. Kegiatan yang dipenuhi canda tawa dan pantun itu menjadi bukti kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya,  Sabtu (30/05/2026)

Anggota DPRD Batang Hari Fraksi PKS, H. Sudarto, S.P., hadir langsung untuk menyerap aspirasi, harapan, dan masukan warga demi kemajuan daerah.

Kehadirannya disambut ratusan warga yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus 2 RW dan 10 RT, serta warga Perumnas dan sekitarnya. Acara dibuka dengan sambutan Ketua RT 17, T. Helmi. Suasana makin cair saat Sudarto membalas pantun warga dengan sigap.

Ketua DPD PKS Batang Hari, Sarbani yang turut hadir menegaskan, reses adalah wujud tanggung jawab partai dan wakil rakyat.
“Reses ini adalah momen emas. Kami ada di sini sebagai jembatan. Aspirasi yang disampaikan hari ini adalah amanah, dan akan kami perjuangkan agar menjadi kebijakan serta pembangunan nyata,” tegas Sarbani.

Danau Letang Ditarget Jadi Lokomotif Ekonomi
Dalam pidatonya, H. Sudarto menyebut Danau Letang bukan sekadar tempat wisata, tapi aset alam dengan potensi ekonomi besar. Ia menilai keasrian danau masih terjaga berkat gotong royong warga dan pengelola yang dipimpin Anton.

BACA JUGA  Bupati Batanghari M. Fadhil Arief. SE Membuka Resmi Seleksi JPT

“Danau Letang bukan hanya indah untuk bersantai, tapi simbol kekayaan alam yang harus dijaga dan dimanfaatkan bijak. Mari wujudkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan warga,” ujar Sudarto.

Ia mengaku fasilitas di kawasan ini masih sederhana. Namun potensi besarnya sudah terlihat. Semua masukan warga, mulai dari perbaikan lingkungan, fasilitas umum, hingga keluhan teknis pengelolaan, telah dicatat timnya.

“Semua aspirasi, khususnya yang disampaikan Pak RT tadi, sudah saya catat satu per satu. Insya Allah akan kami bawa ke Musrembang. Kami dorong Pemkab Batang Hari memprioritaskan Danau Letang agar jadi ikon pariwisata andalan,” janjinya.

Progres Pembangunan Sudah Dimulai
Sudarto memaparkan hasil perjuangannya di Komisi 2 DPRD. Ia sudah berkoordinasi hingga ke tingkat provinsi dan Balai Wilayah Sungai Sumatera. Sejumlah kemajuan nyata sudah terlihat:
1. Pembersihan kawasan: Mendapat dukungan dan bantuan dari Balai Air.
2. Infrastruktur: Telah diusulkan pembangunan jogging track keliling danau.
3. Perikanan: 75.000 ekor bibit ikan asli danau dari Dinas Perikanan Provinsi sudah dilepasliarkan.

“Kami sudah koordinasi sampai pusat. Tim teknis sudah turun mengukur, artinya kawasan ini masuk dokumen perencanaan. Tinggal kita kawal bersama. Semoga 2026 anggaran turun dan wajah Danau Letang berubah total jadi kawasan modern tapi tetap asri,” jelasnya optimis.

BACA JUGA  Hadiri Rapat Paripurna, Wabup H.Bakhtiar : LKPD Disampaikan Dalam Rangka Memenuhi Amanat Pelaksanaan Keuangan Daerah Yang Akuntabel

Perjuangkan Pajak, Status Tanah, dan Wi-Fi
Dalam diskusi terbuka, pengelola Danau Letang, Anton, menyampaikan keluhan soal kewajiban setor PAD yang belum sebanding dengan perhatian pembangunan. Ia juga meminta kepastian status aset tanah dan keluhan terhentinya fasilitas Wi-Fi untuk pelajar dan mahasiswa.

Sudarto merespons tegas. Untuk pajak, ia siap membantu mengajukan permohonan keringanan ke dinas terkait. Soal status tanah, pembahasan dengan BWS dan Bagian Aset Pemda sudah berjalan untuk pengalihan agar status hukumnya jelas.

“Sementara untuk Wi-Fi, siap kita perjuangkan. Nanti saat kunjungan kerja ke provinsi, Pak Anton ikut saya. Fasilitas ini penting untuk pendidikan dan riset, tidak boleh mati,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Di akhir acara, Sudarto juga menegaskan kepeduliannya melalui 2 unit ambulans gratis yang sudah beroperasi puluhan tahun melayani warga hingga ke Kerinci dan Padang.

Reses ditutup dengan tekad bulat. Sudarto berjanji seluruh aspirasi warga akan jadi prioritas perjuangannya di DPRD agar Danau Letang menjadi lokomotif ekonomi baru Muara Bulian dan Batang Hari. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati MFA Serap Langsung Aspirasi Para RT Melalui Rakor Diserambi Rumah Dinas Bupati

Batanghari

Guna Maksimalkan Databest Kependudukan, Dinas Dukcapil Ajukan Pengadaan Mesin Cetak Disetiap Kecamatan

Batanghari

Pererat Silahturahmi, Bupati Batang Hari Buka Bersama Dengan Mitra Binaan Densus 88 AT Polri

Batanghari

Bupati Batanghari Mhd. Fadhil Arief, Jadi Irup Peringatan HAB Ke 77

Batanghari

Wakil Bupati H.Bakhtiar Lakukan Audiensi Dengan Kementerian PPN/Bappenas, Demi Percepatan Pembangunan Di Batanghari

Batanghari

Wabup Bakhtiar, SP Menerima Kunjungan Tim Balai Wilayah Sungai VI Sumatera Jambi di Danau Letang

Batanghari

Kenal Pamit Ketua Pengadilan Agama Muara Bulian Bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari

Batanghari

Wakil Bupati Batanghari Hadiri Rapat Paripurna Tentang Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Tahun 2023