Polres Batang Hari Gelar Acara Kenal Pamit Wakapolres, Kasat Binmas Dan Kapolsek Pemayung Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa: Sertijab Untuk Wujudkan Pelayanan Presisi Peringati HAORNAS 2026, Ketua KONI Batang Hari Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Menjadi Bahagian Dari Gaya Hidup Gubernur Al Haris Didampingi Bupati MFA Lakukan Monitoring Karhutla Di Batang Hari, Sarankan Hujan Buatan Di Tahura Turnamen Antar Pers Se-Provinsi Jambi Digelar Oktober, UMKM Muara Bulian Optimis Omzet Naik

Home / Batanghari / Hukrim / Peristiwa

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:33 WIB

UPTD PPA Batang Hari Dampingi Korban Kekerasan Seksual oleh Ayah Tiri: “Jangan Anggap Ini Aib, Segera Lapor”

Lintasjambi.co.id. Batang Hari.-  Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Batang Hari bergerak cepat menangani kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh ayah tirinya. Kasus ini dilaporkan pada Selasa malam, 23/06/2026, dan langsung mendapat atensi serius.

Kepala UPTD PPA Batang Hari, Neneng Eva Anggraeni, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Unit PPA Polres Batang Hari begitu laporan masuk. Tujuannya untuk memastikan kondisi korban dan memulai proses pendampingan.

Berdasarkan hasil asesmen awal, korban tidak hanya mengalami kekerasan seksual, tapi juga kekerasan fisik dari terduga pelaku.

“Secara fisik korban dalam keadaan baik. Namun secara psikologis, korban mengalami kecemasan dan tekanan emosional yang cukup besar setelah peristiwa yang dialaminya terungkap,” jelas Neneng, Rabu sore 25/6/26 di ruang kerjanya.

BACA JUGA  Nah...... Bergaya Preman, Diduga Suami Kepsek SMKN 6 Batanghari, Intimidasi Wartawan Yang Hendak Meliput

Korban mengaku merasa takut dan menolak keinginan terduga pelaku karena mendapat intimidasi. “Korban bilang, jika menolak nanti ibunya akan disakiti,” ungkapnya.

Saat ini, korban dan ibunya sama-sama mendapat pendampingan. Sang ibu masih mengalami syok berat atas kejadian yang menimpa anaknya.

UPTD PPA telah menurunkan psikolog untuk mendampingi korban. Proses pemulihan difokuskan pada 3 hal:

1. *Mengelola Emosi*: Membantu korban mengendalikan rasa cemas dan trauma.
2. *Mengembalikan Kepercayaan Diri*: Menanamkan bahwa kejadian itu bukan untuk menghancurkan dirinya. “Harus lebih bangkit lagi, semangat lanjut ke dunia pendidikan,” kata Neneng.
3. *Dukungan Keluarga*: Pihak keluarga dinilai jadi kunci utama agar proses pemulihan berjalan optimal.

Pendampingan tidak berhenti sampai di situ. UPTD PPA memastikan akan mendampingi korban hingga ke persidangan. “Sidang kasus anak itu tertutup, dan hakim wajib didampingi. Kami sudah membangun kedekatan emosional agar korban percaya diri saat mengungkap fakta di persidangan,” tambahnya.

BACA JUGA  Hadiri Harganas Ke-32 Dikabupaten Kerinci, Bupati MFA Dikukuhkan Sebagai Ayah Genre Kabupaten Batang Hari

Neneng mengimbau seluruh masyarakat Batang Hari agar tidak ragu melapor jika mengetahui atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Jangan pernah berpikir kejadian itu aib. Anak-anak adalah tanggung jawab kita semua. Keluarga adalah benteng paling kuat. Bimbing anak agar tidak terjerumus ke persoalan yang tidak diinginkan demi masa depannya,” tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh layanan UPTD PPA mulai dari laporan hingga pendampingan hukum *gratis 100%* dan ditanggung pemerintah.

Bagi masyarakat yang terkendala datang ke kantor, laporan bisa disampaikan melalui *WA Center UPTD PPA Batang Hari: 0813-78.77.76.6. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Mewakili Bupati Batanghari, Sekda Menghadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Maro Sebo Ulu TA 2024

Batanghari

Kisah Perjuangan Prof. Dr.Ansori., S.Pd.I., M.Pd. Menuju Guru Besar Manajemen Pendidikan Islam

Batanghari

Panen Padi Dikelompok Tani Suka Damai Kelurahan Teratai, Bupati Fadil :  Masyarakat Harus Jeli Melihat Peluang Usaha

Batanghari

Bupati MFA Lantik Mula P Rambe Sebagai PJ Sekda Batang Hari

Batanghari

Bupati Batang Hari MFA Membuka Secara Resmi Acara Gebyar Budaya Taat Pajak Tahun 2023

Batanghari

Modus Truk Engkel Fuso Exfedisi Padang Tujuan Lampung Diketahui Oleh Warga Sridadi, Kasat lantas Berikan Tindakan.

Batanghari

Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-XXX Kabupaten Batang Hari Tahun 2026,  Bupati Fadhil Bertindak Selaku Irup

Batanghari

Polres Batang Hari Gelar Peringatan Maulid Nabi, Kapolres: Teladani Akhlak Rasulullah Dalam Pengabdian