Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor ketenagakerjaan dan industri terus diperkuat Polres Batanghari. Salah satunya melalui kunjungan silaturahmi Kapolres Batanghari ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Batanghari, Kamis (22/10/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Disnakerperin Batanghari. Kapolres Batanghari, AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., M.M., datang didampingi Kasat Binmas Iptu Yusuf, S.H., Kasi Humas Iptu Simbang Tetap. serta beberapa personel Polres Batanghari lainnya.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Batanghari itu disambut langsung oleh Kepala Disnakerperin Kabupaten Batanghari beserta jajaran kepala bidang. Suasana pertemuan tampak hangat, cair, dan penuh keakraban di ruang kerja Kadis.
Kapolres Batanghari, AKBP Doni Aryanto mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian dalam membangun komunikasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan industri.
Menurutnya, sektor tenaga kerja dan industri merupakan salah satu pilar penting penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, stabilitas di sektor tersebut harus benar-benar dijaga agar tidak menimbulkan gejolak sosial.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus membangun koordinasi yang lebih solid terkait isu-isu ketenagakerjaan dan iklim industri yang ada di wilayah hukum Polres Batanghari,” ujar AKBP Doni.
Ia menegaskan, langkah sinergi ini sangat penting untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul di sektor industri.
“Potensi itu bisa berupa perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan, aksi unjuk rasa buruh, mogok kerja, hingga persoalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Semua itu jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak luas,” jelasnya.
“Kami dari Polres Batanghari ingin memastikan iklim investasi dan dunia industri di Kabupaten Batanghari tetap aman, kondusif, harmonis, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” tambah perwira dengan tiga melati di pundak itu.
Tidak hanya membahas isu kamtibmas, dalam pertemuan tersebut kedua instansi juga membahas rencana program-program kolaboratif ke depan.
Di antaranya, penyuluhan hukum ketenagakerjaan bagi para pekerja dan manajemen perusahaan, sosialisasi peraturan perusahaan, serta pelatihan keterampilan (skill) bagi pencari kerja dan pekerja yang terkena PHK.
Menurut Kapolres, program pelatihan keterampilan ini penting sebagai upaya menekan angka pengangguran yang kerap menjadi salah satu faktor pemicu tindak kriminalitas di tengah masyarakat.
“Ketika masyarakat memiliki keterampilan dan pekerjaan, maka potensi mereka untuk melakukan pelanggaran hukum akan semakin kecil. Ini bagian dari pencegahan yang humanis,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Disnakerperin Kabupaten Batanghari menyambut baik dan mengapresiasi langkah inisiatif yang dilakukan oleh Polres Batanghari.
Pihaknya mengaku siap untuk terus bersinergi, saling bertukar informasi, dan bekerja sama secara intensif dalam menjaga kondusivitas sektor tenaga kerja dan industri.
“Kami dari Disnakerperin sangat mengapresiasi kunjungan Pak Kapolres. Sinergi antara Disnakerperin dan Polres Batanghari ini sangat krusial dan strategis, terutama dalam memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi para investor yang ingin menanamkan modal maupun bagi para pekerja yang menjadi tulang punggung industri,” katanya.
“Jika sektor industri aman, nyaman, dan kondusif, maka roda perekonomian di Kabupaten Batanghari akan terus berputar dengan baik dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkas Kadis.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan kesepakatan bersama untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kemajuan dunia industri di Bumi Serentak Bak Regam.(DA)










