Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 dan juga menggelar rapat paripurna di Aula Kantor DPRD.
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, mengatakan rasa syukur dan penghargaan kepada para tokoh daerah yang telah berjasa dalam pembangunan kabupaten ini.
Bupati Batang Hari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam melanjutkan pembangunan daerah dan menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Jambi dan nasional.
“Pembangunan di Kabupaten Batang Hari harus berjalan dengan sinergi kolaborasi dan akselerasi antara pemerintah daerah dan masyarakat,”katanya.
Rapat paripurna mengusung tema “Khidmat untuk Batang Hari Super Tangguh” dipimpin Ketua DPRD Rahmad Hasrofi dan dihadiri jajaran pejabat penting, mulai dari Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief, Wakil Bupati Bakhtiar, Gubernur Jambi Al Haris, anggota DPR RI dan DPD RI, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kapolda Jambi, Dandim 0415/Batanghari, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, hingga tamu undangan lainnya. pada Senin, 01/12/2025

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang Hari tercatat 3,70% pada 2023, 2,99% pada tahun 2024, dan melonjak menjadi 5,42% pada 2025Â Â (semester 1).
Indeks Gini menunjukkan 0,36 pada 2023, 0,31 pada tahun 2024, dan menjadi 0,32 pada 2025 (semester 1). Tingkat kemiskinan juga terus menurun, dengan angka 9,45% pada 2023, 8,63% pada 2024, dan 8,27% pada 2025.
“Untuk itu kami optimis dengan target pembangunan untuk Kabupaten Batang Hari Super Tangguh bisa tercapai,”ujarnya.
Sementara itu, Bupati Fadhil juga membahas sektor-sektor yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang Hari, yaitu sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan.
Berdasarkan data BPS, dari 17 sektor usaha yang dihitung, 16 sektor mengalami pertumbuhan positif, dengan sektor pertambangan dan penggalian menjadi satu-satunya sektor yang terkontraksi, mencapai minus 11,32%.
Menurutnya, sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, yang menyerap lebih dari 70% tenaga kerja, menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Tanpa sektor pertambangan ekonomi Batang Hari masih bisa mencapai 7,43% ini membuktikan bahwa sektor pertanian dan industri pengolahan memiliki pondasi yang sangat kuat.
Dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Kabupaten Batang Hari juga mencatatkan kemajuan.
“Masih banyak PR yang harus diselesaikan terutama soal kesehatan dan stunting kami akan terus berusaha,” tutupnya. (DA)










