Lakukan Himbauan Kemenkes, Bupati M. Fadhil Intruksikan Dinkes Batanghari Cek Peredaran Obat Jenis Sirup

Avatar

- Redaksi

Senin, 14 November 2022 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjambi.co.id.Batanghari.- Bupati Batanghari M.Fadhil Arief intruksikan pihak Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan peredaran obat  yang berada di Kabupaten Batanghari,  hal ini disampaikan pada saat dikonfirmasi oleh rekan media ini kemarin, Kamis. 20/10/2022.

M.Fadhil mengatakan “sebenarnya ini adalah bentuk antisipasi walaupun itu belum final hasil penelitiannya tentang sirup-sirup mana saja yang akan menimbulkan dampak gagal ginjal tersebut. Jadi kita harus tetap mengikuti himbauan tersebut, bagaimana tenaga kesehatan di Batanghari menggunakan tablet untuk menangani anak-anak yang mengalami sakit, apalagi anak-anak jaman sekarang lebih cenderung mau mengkonsumsi obat berbentuk sirup karena punya rasa dari pada Pil. Dengan adanya himbauan ini kita harus ikuti, di samping kita menunggu penelitian yang lebih jelas nantinya,”kata MFA

,”Terkait peredaran obat yang dilarang oleh Kemenkes, Saya berharap kepada Kadis Kesehatan Batanghari untuk mengecek peredaran obat itu, karena implementasi itu yang sangat penting. Kalau himbauan ini  dari kementerian Kesehatan implementasinya jalan sampai ke bawah, karena induknya kesehatan itu Kementerian Kesehatan.”tutur Bupati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita minta dinas kesehatan untuk mengecek pertama bagaimana tenaga kesehatan tidak merekomendasikan itu dulu, karena biasanya pasien ikuti anjuran dokternya. Kemudian baru edukasi kepada masyarakat, ini agak repot biasanya nanti kita coba lewat Dinas PMD kepada seluruh Kepala Desa”pinta Bupati

Disebutkan MFA lagi “,Himbauan itu persuasif, larangan jelas belum ada, selaku pemerintah daerah ini harus dilaksanakan, tolong dihindari dulu.

“Di Jambi sudah ada dua yang meninggal akibat gagal ginjal, jangan sampai terjadi di Kabupaten Batanghari. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui tapi ada kecurigaan, kecurigaan penyebabnya dari sirup yang dikonsumsi oleh anak-anak “,Tutupnya. (Man)

Berita Terkait

Ketua BKMT Dan GOW Batang Hari Kunjungi Korban Kebakaran Di Desa Pompa Air
Momentum HUT RI ke-81, Bupati Batang Hari Serahkan Pengurangan Masa Pidana Anak Binaan LPKA Muara Bulian
Bukti Nyata Pembinaan, Marching Band BALA PRAKSHA Anak Binaan, Tampil Memukau Dihadapan Bupati Batang Hari Pada HAN 2026
DPRD Dan Pemkab Batanghari Tandatangani Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
2 Orang Diamankan, Tim Kuda Hitam Gulung Bandar Narkoba Di Sungai Baung
Bupati Fadhil Dan Wabup Bakhtiar Hadiri Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2027
DPRD Batang Hari Sidak PT JDR, Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja Dan Keluhan Warga
Mempunyai Daya Tarik Tersendiri, Alun-Alun Muara Bulian Selalu Ramai Dikunjungi Warga Saat Sore Hari

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:50 WIB

SE Bupati Batang Hari Akhiri Pembelajaran Daring, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai 27 Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Bupati Fadhil Turut Eksekusi Tendangan Finalti, Pers Batang Hari Raih Gelar Juara Fun Football 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Drama Adu Finalti, Akhirnya Pers United Batang Hari B Juara Fun Football Pers Se-Provinsi Jambi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Catat…!! Polres Batang Hari Gelar Operasi Patuh Siginjai 2026 Selama Dua Pekan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Pesta Tuan Rumah…! Dua Tim Pers United Batang Hari Kompak Tembus Semifinal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Hujan goll, 2 Tim Kesebelasan Pers United  Tim A Dan Tim B Mengamuk Dilaga Awal Fun Football Se-Provinsi Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Bupati Fadhil Resmi Buka Fun Football PERS Se-Provinsi Jambi, Perkuat Silaturahmi Beda Media Satu Gawang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Batanghari Jadi Tuan Rumah Fun Football Silaturahmi Pers se-Jambi, Usung Tema ‘Beda Media Satu Gawang’

Berita Terbaru