Dengan Skor 82,30, Pemkab Batang Hari Raih Predikat Sangat Baik Di Indeks Reformasi Hukum Nasional Wakili Bupati Batang Hari, Asisten III Asri Yonalsyah Hadiri Pelantikan DPD APPSI, Tegaskan Pasar Tradisional Urat Nadi Ekonomi Rakyat Panglima Kogabwilhan I Letjen Kunto Arief Wibowo Tinjau Karhutla Di Batang Hari, Bupati Fadhil Arief Paparkan Status Tanggap Darurat Dukung Permen ESDM No 14/2025 Dan Program Presiden Prabowo, Kades Bungku Imbau Pengelola Sumur Minyak Salurkan Lewat Jalur SKK Migas Siap Mengabdi Untuk Desa, Sekdes Pematang Gadung Sekaligus Ketua PPDI, Ardaini Resmi Raih Gelar Magister pada Yudisium X Unisba

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Forkopimda Batanghari Deklarasikan Komitmen Bersama Tolak Geng Motor

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna membahas penanganan dan penanggulangan geng motor di wilayah Batanghari.

Rakor mengusung tema “Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan Demi Terwujudnya Lingkungan yang Aman, Tertib, Damai, dan Kondusif”. Kegiatan berlangsung di Aula Besar Kantor Bupati Batanghari, Selasa (21/7/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari Mula P. Rambe, S.Sos. Turut mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H, Kabag Ops Polres Batanghari AKP Harianto Sitepu, S.E., M.M, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol, dan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari H. Bustomi, S.Ag., M.Pd.I.

Hadir juga Asisten I Setda Batanghari M. Rifai, S.E., M.E, Kepala Kesbangpol A. Fathan, S.E, Kepala Kemenag H. Zeifni Ishaq, M.H, Kepala OPD terkait, Ketua Lembaga Adat Drs. H. Fathuddin Abdi, Ketua MUI Zaharudin, Wakil Ketua FKUB Usman Thalib, para Kasat Polres Batanghari, Kapolsek jajaran, Danramil se-Kabupaten Batanghari, para Camat, serta Pengawas SMA dan Ketua OSIS SMA/SMK se-Kabupaten Batanghari.

Membacakan sambutan Bupati Batanghari, Sekda Mula P. Rambe menegaskan aksi geng motor saat ini telah bertransformasi dari kenakalan remaja menjadi tindak kriminal terorganisir yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA  Disaksikan Bupati MFA, Koperasi Tangguh Abadi Terusan Lakukan MOU Dengan PT. Sawit Jambi Lestari

“Kita tidak akan membiarkan ruang publik di Kabupaten Batanghari dikuasai rasa takut. Penanganan geng motor tidak bisa dilakukan sepihak oleh aparat penegak hukum saja. Diperlukan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Untuk itu, Bupati mengajak semua pihak fokus pada tiga strategi:
1. Persuasif: Menyediakan wadah penyaluran kreativitas generasi muda melalui olahraga, seni, dan kegiatan kepemudaan.
2. Preventif: Menggiatkan razia, sosialisasi bahaya geng motor di sekolah, dan memperkuat peran orang tua dalam mengawasi anak.
3. Represif: Mendukung penuh tindakan tegas Polres dan Kodim terhadap pelaku pidana, pembawa senjata tajam, dan pelaku kekerasan di jalanan.

Bupati juga menginstruksikan pembentukan posko pengaduan, pengaktifan kembali siskamling di tingkat RT/RW, serta pelaksanaan patroli gabungan secara rutin di titik-titik rawan.

Dalam paparan yang dibacakan Kabag Ops Polres Batanghari, Kapolres Batanghari menyampaikan bahwa geng motor nyata-nyata telah mengganggu keamanan, ketertiban umum, dan merusak generasi muda.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar Menerima Kunjungan Silaturrahmi Kejati Jambi Beserta Rombongan

“Sepanjang tahun 2026 terdapat 2 Laporan Polisi yang berkaitan dengan tindak pidana geng motor. Polres Batanghari telah melakukan mitigasi dan penggalangan terhadap tokoh-tokoh masyarakat guna mencegah maraknya aksi geng motor di wilayah Batanghari,” ujarnya.

Kepala Kejari Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan mengatakan akar permasalahan geng motor umumnya adalah pencarian jati diri pada remaja. Menurutnya, peran pengawasan orang tua dan pembinaan di sekolah menjadi kunci penting.

“Jangan sampai generasi penerus kita menjadi generasi yang brutal dan terbiasa dengan hal-hal negatif,” tegasnya.

Senada, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol menyebut anak Gen Z saat ini berada pada fase apatis dan mudah terpengaruh informasi negatif dari media sosial. Ia menekankan pentingnya kekompakan antara masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum.

Sementara itu, Anggota DPRD Batanghari H. Bustomi mengutip ajaran agama tentang pentingnya mencegah kemungkaran. “Dalam forum ini mari kita dengan kesadaran bersama mencegah hal-hal negatif dari adanya geng motor,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta Rakor menandatangani Deklarasi Komitmen Bersama Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pemkab Batanghari Peringati Tahun Baru Islam, Dengan Tema Membangun Kebersamaan dan Ukhwah Islamiah Menuju Batang Hari Tangguh

Batanghari

Bupati MFA Serahkan 459 Sertifikat Program PTSL Dan 127 Penerima Program Beasiswa Batanghari Tangguh Dikecamatan MSI

Batanghari

Bupati  Adakan Rakor Bersama Camat dan Kades Sekaligus Penyerahkan Piagam dan Lencana  Desa Mandiri

Batanghari

 Lakukan Reses Terakhir, Adison Anggota DPRD Batanghari Sekalian Pamit

Daerah

Proyek Dana Desa Tanpa Ada Papan Inpormasi, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi.

Batanghari

Datangi BPN Batang Hari, Warga Desa Malapari Desak Pengusutan Dugaan Penguasaan TKD

Batanghari

Rumah Qur’an Radithya 2 Resmi Dibuka Di Desa Sungkai, TP-PKK Batang Hari Dukung Pendidikan Generasi Qur’ani

Batanghari

Bupati MFA Membuka Secara Resmi Festival Literasi Batang Hari Ke-2 Tahun 2024