Forkopimda Batanghari Deklarasikan Komitmen Bersama Tolak Geng Motor DPRD Dan Pemkab Batanghari Tandatangani Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 2 Orang Diamankan, Tim Kuda Hitam Gulung Bandar Narkoba Di Sungai Baung Tebakan Yang Jitu,  Bupati MFA Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026…..”Terbukti” Bupati Fadhil Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat Di  Taman Aek Meliuk

Home / Batanghari / Daerah / Peristiwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Forkopimda Batanghari Deklarasikan Komitmen Bersama Tolak Geng Motor

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna membahas penanganan dan penanggulangan geng motor di wilayah Batanghari.

Rakor mengusung tema “Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan Demi Terwujudnya Lingkungan yang Aman, Tertib, Damai, dan Kondusif”. Kegiatan berlangsung di Aula Besar Kantor Bupati Batanghari, Selasa (21/7/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari Mula P. Rambe, S.Sos. Turut mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H, Kabag Ops Polres Batanghari AKP Harianto Sitepu, S.E., M.M, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol, dan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari H. Bustomi, S.Ag., M.Pd.I.

Hadir juga Asisten I Setda Batanghari M. Rifai, S.E., M.E, Kepala Kesbangpol A. Fathan, S.E, Kepala Kemenag H. Zeifni Ishaq, M.H, Kepala OPD terkait, Ketua Lembaga Adat Drs. H. Fathuddin Abdi, Ketua MUI Zaharudin, Wakil Ketua FKUB Usman Thalib, para Kasat Polres Batanghari, Kapolsek jajaran, Danramil se-Kabupaten Batanghari, para Camat, serta Pengawas SMA dan Ketua OSIS SMA/SMK se-Kabupaten Batanghari.

Membacakan sambutan Bupati Batanghari, Sekda Mula P. Rambe menegaskan aksi geng motor saat ini telah bertransformasi dari kenakalan remaja menjadi tindak kriminal terorganisir yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA  Kenal Pamit Kepala PA Batanghari, MFA Masih Banyak Warga Batang Hari Yang Tidak Mempunyai Buku Nikah

“Kita tidak akan membiarkan ruang publik di Kabupaten Batanghari dikuasai rasa takut. Penanganan geng motor tidak bisa dilakukan sepihak oleh aparat penegak hukum saja. Diperlukan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Untuk itu, Bupati mengajak semua pihak fokus pada tiga strategi:
1. Persuasif: Menyediakan wadah penyaluran kreativitas generasi muda melalui olahraga, seni, dan kegiatan kepemudaan.
2. Preventif: Menggiatkan razia, sosialisasi bahaya geng motor di sekolah, dan memperkuat peran orang tua dalam mengawasi anak.
3. Represif: Mendukung penuh tindakan tegas Polres dan Kodim terhadap pelaku pidana, pembawa senjata tajam, dan pelaku kekerasan di jalanan.

Bupati juga menginstruksikan pembentukan posko pengaduan, pengaktifan kembali siskamling di tingkat RT/RW, serta pelaksanaan patroli gabungan secara rutin di titik-titik rawan.

Dalam paparan yang dibacakan Kabag Ops Polres Batanghari, Kapolres Batanghari menyampaikan bahwa geng motor nyata-nyata telah mengganggu keamanan, ketertiban umum, dan merusak generasi muda.

BACA JUGA  Pemkab Batanghari Peringati Tahun Baru Islam, Dengan Tema Membangun Kebersamaan dan Ukhwah Islamiah Menuju Batang Hari Tangguh

“Sepanjang tahun 2026 terdapat 2 Laporan Polisi yang berkaitan dengan tindak pidana geng motor. Polres Batanghari telah melakukan mitigasi dan penggalangan terhadap tokoh-tokoh masyarakat guna mencegah maraknya aksi geng motor di wilayah Batanghari,” ujarnya.

Kepala Kejari Batanghari Dr. H. Muhammad Irwan mengatakan akar permasalahan geng motor umumnya adalah pencarian jati diri pada remaja. Menurutnya, peran pengawasan orang tua dan pembinaan di sekolah menjadi kunci penting.

“Jangan sampai generasi penerus kita menjadi generasi yang brutal dan terbiasa dengan hal-hal negatif,” tegasnya.

Senada, Danramil Mersam Kapten Inf Faisol menyebut anak Gen Z saat ini berada pada fase apatis dan mudah terpengaruh informasi negatif dari media sosial. Ia menekankan pentingnya kekompakan antara masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum.

Sementara itu, Anggota DPRD Batanghari H. Bustomi mengutip ajaran agama tentang pentingnya mencegah kemungkaran. “Dalam forum ini mari kita dengan kesadaran bersama mencegah hal-hal negatif dari adanya geng motor,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta Rakor menandatangani Deklarasi Komitmen Bersama Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama. (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Ir. Hj. Nur Aini Zubir Bakhtiar, Membuka Lomba Masak Tradisional Brengkes Ikan Pada Festival Batin IX Kenduri Swarna Bhumi Didesa Muara Singoan

Batanghari

Jambore Literasi Dan Numerasi Super Tangguh Ke-1, Bupati MFA : Ciptakan Regenerasi Yang Mampu Bersaing Secara Nasional

Batanghari

Dinas Pangan, Pertanian Dan Perikanan Adakan Silaturahmi Bersama Kejaksaan Negeri Batang Hari

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin, SE  Membantah Tudingan Dirinya Tidak Pernah Melaksanakan Reses

Batanghari

Ketua DPRD Didampingai Wakilnya, Pimpin Paripurna Dalam Rangka Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi Atas Nota Pengantar RAPBDP 2025

Batanghari

Wujud Solidaritas, Polres Batang Hari Gelar Shalat Ghaib Dan Doa Bersama Untuk Korban Bencana Di Sumatera

Batanghari

Masyarakat Pompa Air Tolak Keras PT. BJU Beroperasi, Pemkab Akan Segera Memanggil Pihak Perusahaan

Batanghari

Heboh……!!!!! Warga Peris Baru Temukan Mayat Tertimpa Motor dan Jerigen