Kehebohan Melanda SPBU Muara Bulian, Satu Unit Motor Thunder Terbakar Saat Pengisian BBM Kualitas Udara Memburuk, Bupati Batang Hari Keluarkan Edaran Siswa Sekolah Daring  Kepala Sekolah Se-Kabupaten Batang Hari Ikuti Zoom Meeting Tanggap Kabut Asap, Pembelajaran Dialihkan Ke Daring Menyikapi Kabut Asap, Gubernur Jambi Keluarkan Surat Edaran PTM Menjadi PJJ Alias Daring Waspada Kabut Asap, Dinkes Batang Hari Berikan Lima Cara Lindungi Diri Dan Keluarga

Home / Nasional / Pendidikan / Peristiwa

Senin, 25 Mei 2026 - 16:16 WIB

Pemkab Batang Hari Raih Penghargaan Kemendikdasmen atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas upayanya melestarikan bahasa daerah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, atas kinerja dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan sebagai bentuk pengakuan terhadap langkah konkret Pemkab Batang Hari dalam menjaga bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan dominasi bahasa nasional maupun asing.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pemerintah Kabupaten Batang Hari dan dunia pendidikan dalam mempertahankan identitas budaya lokal,” demikian keterangan resmi Pemkab Batang Hari.

BACA JUGA  Bupati MFA, Resmikan Rumah Pondok Pesantren, Program Baznas Tahun 2024

Program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan program prioritas Kemendikdasmen yang mendorong pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk menghidupkan kembali penggunaan bahasa ibu. Kegiatannya meliputi pembelajaran di sekolah, festival bahasa, pelatihan guru, hingga pendokumentasian bahasa daerah yang terancam punah.

Bupati Mhd Fadhil Arief menilai pelestarian bahasa daerah bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat jati diri dan karakter generasi muda Batang Hari.

“Kami ingin anak-anak Batang Hari bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri. Bahasa adalah identitas. Kalau bahasa hilang, maka sebagian dari jati diri kita juga ikut hilang,” ujarnya.

BACA JUGA  Urai Kemacetan Lalulintas, Kapolres Batanghari Rela Diguyur Hujan Turun Kelapangan

Pemkab Batang Hari selama 2025 telah menjalankan sejumlah program pendukung, seperti integrasi muatan lokal bahasa daerah di sekolah dasar, lomba pidato bahasa daerah, dan kerja sama dengan komunitas budaya lokal.

Dengan penghargaan ini, Pemkab Batang Hari menyatakan akan terus memperluas cakupan program revitalisasi agar menjangkau lebih banyak sekolah dan desa di wilayah tersebut.

Kemendikdasmen sendiri menargetkan 2025 sebagai tahun percepatan pelestarian bahasa daerah di seluruh Indonesia, menyusul data UNESCO yang mencatat sejumlah bahasa daerah di Indonesia masuk kategori rentan dan terancam punah (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Viral… Mak-Mak Tak Bisa Mendapatkan Gas Melon LPG 3 Kg, Satpol PP Batang Hari Sidak Ke Lokasi

Batanghari

Tim Opsnal Kuda Hitam Polres Batang Hari Amankan 2 Warga Sengkati Baru Dalam Tindak Pidana Peredaran Gelap Narkotika Jenis  Sabu

Nasional

Batang Hari Menggeliat, Bupati MFA Mendapatkan Dua  Sekaligus Penghargaan  BAZNAS Award Dan Kepala Daerah Award 2025

Hukrim

Polres Gorontalo Ungkap Perbuatan Guru Mesum Yang Viral Di Sosmed

Batanghari

4 Pemuda Sedang Pesta Sabu, Disikat Oleh Tim Kuda Hitam Opsnal Polres Batang Hari 

Batanghari

Kajari Batang Hari Pimpin Apel Kehormatan Dan Renungan Suci, Bupati Fadil : Isi Kemerdekaan Dengan Karya Nyata

Batanghari

Ribuan Runner Ikuti Batang Hari Tangguh Run 2024, Bupati Fadhil : Kegiatan Ini Mendorong Perekonomian Masyarakat

Batanghari

Kasus Pembunuhan Nasifa Belum Terungkap, Warga Lakukan Penggalangan Dana Kemanusiaan