Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Fadhil Arief Ajak ASN Amalkan Nilai Pancasila Wujudkan Batang Hari Super Tangguh Bupati Batang Hari Hadiri Launching Aplikasi Rumah Bunda, Seluruh Kepala OPD Dan Camat Turut Hadir OMI Tingkat Kabupaten Batang Hari Tahun 2026, MAS Darusy Syafiiyah Raih Tiga Prestasi Halal Center YAHIDA Korwil Jambi Raih Peringkat Kedua Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM Presiden Prabowo Subianto Resmi Menerbitkan Surat Presiden (Surpres), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri

Home / Batanghari / Daerah / Hukrim / Peristiwa

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:12 WIB

Datangi BPN Batang Hari, Warga Desa Malapari Desak Pengusutan Dugaan Penguasaan TKD

Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Masyarakat Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batang Hari, Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kejelasan terkait keberadaan Tanah Kas Desa (TKD) Desa Malapari yang diduga mengalami penyusutan luasnya dan dikuasai oleh pihak tertentu. pada Rabu (10/06/2026).

Dalam orasinya, masyarakat meminta agar BPN Kabupaten Batang Hari segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap status serta legalitas Tanah Kas Desa Malapari yang saat ini menjadi perhatian publik.

Aksi masyarakat tersebut turut didampingi oleh Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Batang Hari, Yernawita, S.H. yang selama ini aktif mengawal berbagai persoalan agraria dan dugaan mafia tanah di Kabupaten Batang Hari.

BACA JUGA  Heboh....!! TKD Desa Malapari Dijual Tanpa Sepengetahuan Kepala Desa

Usai aksi penyampaian aspirasi, pihak BPN Kabupaten Batang Hari mengundang perwakilan masyarakat bersama LCKI Batang Hari untuk melakukan mediasi di dalam kantor BPN. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai dokumen dan informasi yang mereka miliki terkait keberadaan serta luas lahan TKD Desa Malapari.

Kami meminta BPN Kabupaten Batang Hari segera melakukan langkah konkret. Tanah Kas Desa merupakan aset masyarakat yang harus dijaga keberadaannya. Jika memang terjadi perubahan luas atau penguasaan oleh pihak tertentu, maka harus dibuka secara terang benderang kepada publik,” tegas Yernawita, S.H.

Dalam mediasi tersebut, Kepala Kantor BPN Kabupaten Batang Hari  berjanji akan segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terkait dengan persoalan tersebut. Selain itu, BPN juga akan melakukan rekonstruksi data dan pengecekan ulang (re-checking) terhadap status serta luas Tanah Kas Desa Malapari.

BACA JUGA  Anoldi Alias Benjol Diciduk Tim Kuda Hitam Polres Batang Hari 

Berdasarkan data yang disampaikan masyarakat dalam mediasi, luas TKD Desa Malapari semula tercatat sekitar 6,2 hektare, namun saat ini diduga hanya tersisa sekitar 3,7 hektare. Perbedaan luas tersebut menjadi salah satu poin yang diminta masyarakat untuk ditelusuri secara mendalam oleh pihak BPN.

Menurut perwakilan warga, mereka berharap proses penelusuran yang dijanjikan BPN dapat segera direalisasikan sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Masyarakat berharap BPN Kabupaten Batang Hari segera menindaklanjuti hasil mediasi dengan melakukan verifikasi lapangan, pemeriksaan dokumen, pemanggilan pihak terkait, serta penelusuran riwayat administrasi tanah guna memastikan keberadaan dan status sebenarnya dari Tanah Kas Desa Malapari. (Tim)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ribuan Jemaah Padati Terusan, Bupati Fadhil Warning Narkoba & Judol, UAS: Kuatkan Kebersamaan Hadapi 1448 H

Batanghari

Tim Satreskrim Polsek Pemayung Gulung Pelaku Pencurian Ternak Di Desa Senaning

Batanghari

Naswin Bungkam Dan Kabur Di Temui Wartawan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mutasi Guru Agama Di Batang Hari Belum Selesai

Batanghari

Bupati MFA Hadiri Dialog Interaktif Bersama TVRI Jambi

Batanghari

Maranata Zebua, SH Dilantik Sebagai Ketua Persatuan Talifuso Keluarga Nias (PTKN) Kabupaten Batanghari Periode 2024-2028

Daerah

SPN Jambi Menerjukan 64 Siswa Mengikuti Kegiatan Latihan Kerja di Polres Batang Hari

Batanghari

Dinilai Menghambat Pembangunan, Para Ketua RT dan Masyarakat, Memintak Bupati MFA Memberhentikan Ketua BPD Desa Ture

Batanghari

Wakil Ketua DPRD Batanghari Ilhamuddin. S.Pd.I Menghadiri Kegiatan Replanting Sawit Didesa Bukit Harapan