Silahturrahmi Ke Kejati, Kapolda Jambi Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Untuk Masyarakat Perkuat Sinergisitas Penegakan Hukum, Kapolres Batang Hari Silaturrahmi Ke Kejari  Ketua DPRD Batang Hari, Didampingi Wakil Ketua Memimpin Rapat Paripurna Dengan Agenda Pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2027 Bupati Fadhil Dan Wabup Bakhtiar Hadiri Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 Hari Pertama Sekolah Penuh Semangat, Siswa SDN 56/I Desa Aro Disambut Kepsek Dan Orang Tua

Home / Budaya / Nasional

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 19:29 WIB

Bulan Promosi Daerah Jambi, Tim Kesenian Batang Hari Berhasil Memukau Para Duta Besar Nagara Sahabat

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman budaya. Ada jutaan budaya tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah tari tradisional yang menjunjung ciri khas dari suatu daerah tertentu, diantaranya Kabupaten Batang Hari Propinsi Jambi.

Pada pargelaran seni dan budaya yang diadakan badan penghubung propinsi jambi di Anjungan Jambi Taman Mini Indonesia Indah, dimana Tim Kesenian Daerah Kabupaten Batang Hari dibawah binaan Zulva Fadhil berhasil memukau para Duta Besar Negara Sahabat yang hadir dipekan promosi daerah tersebut.

Dengan diiringi alat musik tradisional dan lagu daerah, tim kesenian daerah Batang Hari menampilkan dua tari tradisional antara lain “beselang numbuk” dan “pesap”.

BACA JUGA  Menerima Apresiasi Women's Inspiration Award Dari INews TV, Zulva Fadhil Satu-Satunya Ketua TP PKK di Indonesia Penerima Penghargaan

Beselang Numbuk merupakan suatu karya Seni Tari Tradisional dari Kabupaten Batang Hari, yang dimana Beselang bearti Bergotong Royong dan Numbuk berarti sebuah aktivitas memukul lesung dengan memakai alu. Tarian Beselang Numbuk menggambarkan rasa toleransi kehidupan muda-mudi dalam bersosialisasi, kerukunan hidup dan bergotong royong di suatu desa. Adapun penggarapan karya Tari Beselang Numbuk mempersentasikan beberapa skema seperti berdialog, bersenandung dan memainkan ritme alu menjadikannya sebagai imitasi untuk kekhasan yang mutlak yang disebut sebagai tradisi lesung.

Pesap merupakan sebuah karya Seni Tari Tradisional Kabupaten Batang Hari, dimana Pesap adalah alat penangkap ikan tradisional yang terbuat dari jaring dan bambu, biasanya digunakan oleh masyarakat tepian sungai Batanghari disaat debit Sungai Batanghari menyusut. Tarian Pesap ini menggambarkan kegiatan memesap dan bentuk interaksi dengan alam serta sosialisasi antar individu dalam kegiatan memesap, garapan tari ini digarap sebagai bentuk kepedulian terhadap tradisi memesap agar tetap terjaga.

BACA JUGA  Ikuti Acara Program Indonesia Visionary Leader Season XII, Bupati MFA Menyampaikan 36 Program Prioritas Batang Hari Tangguh Kepada Para Panelis

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kabid IKP Diskominfo Batang Hari Rikki Jaya Pratama,S.STP bahwa selain dua tarian tadi yang memukau para duta besar negara sahabat, lantunan nyanyian lagu daerah juga turut ditampilkan oleh tim kesenian batang hari antara lain Lagu kaylana, senandung Batanghari, mainang, Batanghari, yang berhasil membuat suasana lebih semarak ditandai dengan para duta besar berjoget bersama mengikuti lantunan musik dan lagu tersebut. (IKP/Diskominfo)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Hadiri Undangan Halal Bihalal Masyarakat Tenam, Bupati MFA Orang Baik Adalah Orang Yang Bermamfaat Bagi Orang Lain

Nasional

Kabupaten Batang Hari Kembali Menerima Penghargaan Dari Kemenag RI

Batanghari

Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada Tutup TMMD Ke-127, Kodim 0415/Jambi Berhasil Selesaikan Pembangunan Fisik Dan Non Fisik

Batanghari

Asisten II, Mewakili Bupati Batanghari Membuka Secara Resmi MTQ Ke IV Tingkat Desa Muara Singoan

Budaya

Tim Lembaga Adat Kabupaten Batanghari Berhasil Menyabet Juara Ke II Dalam Perlombaan Adat Tingkat Provinsi Jambi

Batanghari

Memeriahkan Perayaan Idul Fitri 1444 H, Adison Selaku Anggota DPRD Batanghari Ikut Lomba Pacu Perahu Tradisional Didesa Bajubang Laut

Batanghari

  Hadiri Acara Sedekah Bubur,   Bupati MFA Berharap : Untuk Tahun 2025 Bisa Panen Mencapai Diangka 10.000 Hektar

Batanghari

Semarakkan Perayaan Hari Jadi Kabupaten Batang Hari Ke-76 Tahun 2024, Ribuan Masyarakat Hadiri Karnaval Pawai Budaya