Bupati Fadhil Teken Komitmen Percepatan Penurunan Stunting Di Batang Hari Ketua BKMT Dan GOW Batang Hari Kunjungi Korban Kebakaran Di Desa Pompa Air Polres Batang Hari Amankan Unras PT. BSU, Ajak Peserta Dialog, Situasi Aman Dan Kondusif Kehebohan Melanda SPBU Muara Bulian, Satu Unit Motor Thunder Terbakar Saat Pengisian BBM Kualitas Udara Memburuk, Bupati Batang Hari Keluarkan Edaran Siswa Sekolah Daring 

Home / Budaya / Nasional

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 19:29 WIB

Bulan Promosi Daerah Jambi, Tim Kesenian Batang Hari Berhasil Memukau Para Duta Besar Nagara Sahabat

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman budaya. Ada jutaan budaya tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah tari tradisional yang menjunjung ciri khas dari suatu daerah tertentu, diantaranya Kabupaten Batang Hari Propinsi Jambi.

Pada pargelaran seni dan budaya yang diadakan badan penghubung propinsi jambi di Anjungan Jambi Taman Mini Indonesia Indah, dimana Tim Kesenian Daerah Kabupaten Batang Hari dibawah binaan Zulva Fadhil berhasil memukau para Duta Besar Negara Sahabat yang hadir dipekan promosi daerah tersebut.

Dengan diiringi alat musik tradisional dan lagu daerah, tim kesenian daerah Batang Hari menampilkan dua tari tradisional antara lain “beselang numbuk” dan “pesap”.

BACA JUGA  Hadiri Gerakan Transisi Dari Paud Ke SD, Zulva Fadhil : Pendidikan Karakter Ditanamkan Dari AUD

Beselang Numbuk merupakan suatu karya Seni Tari Tradisional dari Kabupaten Batang Hari, yang dimana Beselang bearti Bergotong Royong dan Numbuk berarti sebuah aktivitas memukul lesung dengan memakai alu. Tarian Beselang Numbuk menggambarkan rasa toleransi kehidupan muda-mudi dalam bersosialisasi, kerukunan hidup dan bergotong royong di suatu desa. Adapun penggarapan karya Tari Beselang Numbuk mempersentasikan beberapa skema seperti berdialog, bersenandung dan memainkan ritme alu menjadikannya sebagai imitasi untuk kekhasan yang mutlak yang disebut sebagai tradisi lesung.

Pesap merupakan sebuah karya Seni Tari Tradisional Kabupaten Batang Hari, dimana Pesap adalah alat penangkap ikan tradisional yang terbuat dari jaring dan bambu, biasanya digunakan oleh masyarakat tepian sungai Batanghari disaat debit Sungai Batanghari menyusut. Tarian Pesap ini menggambarkan kegiatan memesap dan bentuk interaksi dengan alam serta sosialisasi antar individu dalam kegiatan memesap, garapan tari ini digarap sebagai bentuk kepedulian terhadap tradisi memesap agar tetap terjaga.

BACA JUGA  Mengenal The Beast Tunggangan Biden di Bali, Bisa Kode Nuklir

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kabid IKP Diskominfo Batang Hari Rikki Jaya Pratama,S.STP bahwa selain dua tarian tadi yang memukau para duta besar negara sahabat, lantunan nyanyian lagu daerah juga turut ditampilkan oleh tim kesenian batang hari antara lain Lagu kaylana, senandung Batanghari, mainang, Batanghari, yang berhasil membuat suasana lebih semarak ditandai dengan para duta besar berjoget bersama mengikuti lantunan musik dan lagu tersebut. (IKP/Diskominfo)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ketua DPRD Rahmad Hasrofi, SE Hadiri Acara Puncak Festival Literasi Batang Hari Ke-2 Tahun 2024

Batanghari

Batang Hari Sungai Terpanjang Dipulau Sumatera Dan Riwayatmu Dulu

Nasional

Bupati Batanghari Mhd.Fadhil Arief Menghadiri Rakornas Kepala Daerah Bersama Forkopimda

Batanghari

Pawai Pembangunan HUT RI Ke-80, Star Di Lepas Wabup H. Baktiar, Finis Di sambut Bupati MFA 

Kota Jambi

Pemkab Batang Hari Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Raih Top 10 Mitra Terbaik TVRI Stasiun Jambi Tahun 2025

Batanghari

Ditandai Dengan Pemukulan Gong, Wabup H. Bakhtiar Buka Batang Hari Expo Super Tangguh 2025

Nasional

RUU Penyiaran Dinilai Bungkam Kebebasan Pers, IWO Kritik Pembentuk Undang-Undang

Batanghari

Bupati Batanghari, Diwakili Asisten I Setda H. Isah. M.Ag Menghadiri Acara Kenduri Swarna Bhumi Di Pasar Tembesi