Lintasjambi.co.id.Batang Hari.- Suasana di SD 40/1 Bajubang Laut mendadak memanas. Dengan masuknya seorang guru agama baru melalui surat tugas mutasi diduga memicu kisruh internal hingga menjadi perbincangan di lingkungan pendidikan Kabupaten Batang Hari.
Tak tanggung-tanggung, kini sekolah tersebut memiliki tiga guru agama dalam satu sekolah, kondisi yang disebut-sebut memicu ketegangan di internal sekolah.
Mendengar polemik yang terus bergulir, Muhammad Fadhil Arief akhirnya turun tangan.
Saat ditemui di Kantor Bupati Batang Hari, Selasa sore 05 Mei 2026, Bupati yang didampingi Sekda P. Mula Rambe langsung memberi instruksi tegas kepada jajarannya agar persoalan tersebut segera diselesaikan.
“Segera selesaikan, jangan sampai mengganggu dunia pendidikan,” tegas Bupati.
Sorotan publik semakin tajam setelah muncul dugaan cacat administrasi dalam proses mutasi guru agama baru atas nama Rohilawati. Informasi yang berkembang menyebutkan surat usulan mutasi diduga diajukan oleh Sekretaris Dinas tanpa sepengetahuan Kepala Dinas maupun bidang terkait berdasarkan pengakuan sekdis P dan K Batang Hari.
Jika dugaan itu benar, maka persoalan ini berpotensi menjadi polemik serius di lingkungan birokrasi pendidikan Batang Hari.
Kini masyarakat menunggu langkah tegas Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk membongkar duduk persoalan sebenarnya sekaligus mengakhiri konflik yang terjadi di sekolah tersebut, serta mencabut surat tugas mutasi yang telah di terbitkan.
Polemik mutasi ini pun mulai ramai diperbincangkan warga dan menjadi sorotan publik di Kabupaten Batang Hari. (DA)










