Optimalisasi Layanan Kepada Masyarakat, Bupati MFA Lantik 13 Pj Kades Dan 3 Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW)  Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Fadhil Tandatangani Nota Kesepakatan Bersama Ombudsman RI Wabup Bakhtiar Hadiri Pembukaan Pekan Budaya Jambi Elok Nian 2026 Evakuasi Mobil Travel Terjun Ke Sungai Batang Hari Berlangsung Dramatis, 1 Penumpang Tewas Mengusung Tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” Pemkab Batag Hari Peringati Hari Koperasi Ke 79 Tahun 2026

Home / Nasional / Pendidikan / Peristiwa

Senin, 25 Mei 2026 - 16:16 WIB

Pemkab Batang Hari Raih Penghargaan Kemendikdasmen atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas upayanya melestarikan bahasa daerah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, atas kinerja dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan sebagai bentuk pengakuan terhadap langkah konkret Pemkab Batang Hari dalam menjaga bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan dominasi bahasa nasional maupun asing.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pemerintah Kabupaten Batang Hari dan dunia pendidikan dalam mempertahankan identitas budaya lokal,” demikian keterangan resmi Pemkab Batang Hari.

BACA JUGA  Adison Wakil Ketua Komisi III DPRD Batanghari Hadiri Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Batanghari

Program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan program prioritas Kemendikdasmen yang mendorong pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk menghidupkan kembali penggunaan bahasa ibu. Kegiatannya meliputi pembelajaran di sekolah, festival bahasa, pelatihan guru, hingga pendokumentasian bahasa daerah yang terancam punah.

Bupati Mhd Fadhil Arief menilai pelestarian bahasa daerah bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat jati diri dan karakter generasi muda Batang Hari.

“Kami ingin anak-anak Batang Hari bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri. Bahasa adalah identitas. Kalau bahasa hilang, maka sebagian dari jati diri kita juga ikut hilang,” ujarnya.

BACA JUGA  Gelar Operasi Pekat, Polsek Muara Bulian : Sasaran Utama Kami Peredaran Miras

Pemkab Batang Hari selama 2025 telah menjalankan sejumlah program pendukung, seperti integrasi muatan lokal bahasa daerah di sekolah dasar, lomba pidato bahasa daerah, dan kerja sama dengan komunitas budaya lokal.

Dengan penghargaan ini, Pemkab Batang Hari menyatakan akan terus memperluas cakupan program revitalisasi agar menjangkau lebih banyak sekolah dan desa di wilayah tersebut.

Kemendikdasmen sendiri menargetkan 2025 sebagai tahun percepatan pelestarian bahasa daerah di seluruh Indonesia, menyusul data UNESCO yang mencatat sejumlah bahasa daerah di Indonesia masuk kategori rentan dan terancam punah (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Orang Tua Rashad Ramzi, Memintak Semua Yang Terlibat Pengeroyokan Anaknya Agar Di Proses Hukum

Infrastruktur

Bupati MFA Kembali Raih Penghargaan, Kategori Pemimpin Daerah Berdedikasi Dan Kepedulian Sosial Dalam Acara Cahaya hati Award 2026

Batanghari

Aksi Licik Ari Jon Berakhir, Residivis Narkoba Diringkus Tim Kuda Hitam Polres Batang Hari

Batanghari

H. Sudarto Anggota DPRD Batang Hari, Serap Aspirasi Warga, Dorong Danau Letang Jadi Ikon Wisata Batang Hari

Batanghari

Datangi Kantor DPRD Batang Hari, Orang Rimba Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Terkait Penyerobotan Lahan

Batanghari

Gelar Rakor Forkopimda Tahun 2025, Bupati Fadhil : Perbedaan Pendapat Merupakan Bahagian Dari Demokrasi

Batanghari

Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, Menerima Audiensi Dari Perusahaan Negeri Cina Beserta Rombongan.

Batanghari

Pemkab Batang Hari Peringati Hari Pendidikan Nasional Ke-78 Tahun 2026