Bupati Batang Hari Terima Penghargaan Di Puncak Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 Pemkab Batang Hari Raih Penghargaan Kemendikdasmen atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah Ketua KONI Batang Hari Lepas Kontingen Persebri FC Menuju Liga 4 Kejuaraan Nasional di Magelang Naswin Bungkam Dan Kabur Di Temui Wartawan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mutasi Guru Agama Di Batang Hari Belum Selesai VIRAL…! Nota Dinas Bertanda Tangan Sekdis Naswin Diduga Jadi Alat Mutasi Guru Dari Tahun 2024

Home / Nasional / Pendidikan / Peristiwa

Senin, 25 Mei 2026 - 16:16 WIB

Pemkab Batang Hari Raih Penghargaan Kemendikdasmen atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas upayanya melestarikan bahasa daerah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, atas kinerja dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan sebagai bentuk pengakuan terhadap langkah konkret Pemkab Batang Hari dalam menjaga bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan dominasi bahasa nasional maupun asing.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pemerintah Kabupaten Batang Hari dan dunia pendidikan dalam mempertahankan identitas budaya lokal,” demikian keterangan resmi Pemkab Batang Hari.

BACA JUGA  Kunjungi MTSN 1,  Satlantas Polres Batang Hari Lakukan Sosialisasi Operasi Keselamatan Tahun 2026

Program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan program prioritas Kemendikdasmen yang mendorong pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk menghidupkan kembali penggunaan bahasa ibu. Kegiatannya meliputi pembelajaran di sekolah, festival bahasa, pelatihan guru, hingga pendokumentasian bahasa daerah yang terancam punah.

Bupati Mhd Fadhil Arief menilai pelestarian bahasa daerah bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat jati diri dan karakter generasi muda Batang Hari.

“Kami ingin anak-anak Batang Hari bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri. Bahasa adalah identitas. Kalau bahasa hilang, maka sebagian dari jati diri kita juga ikut hilang,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Dan Wakil Bupati Batang Hari Adakan Acara Temu Kenal Bersama Ketua Pengadilan Negeri Muara Bulian

Pemkab Batang Hari selama 2025 telah menjalankan sejumlah program pendukung, seperti integrasi muatan lokal bahasa daerah di sekolah dasar, lomba pidato bahasa daerah, dan kerja sama dengan komunitas budaya lokal.

Dengan penghargaan ini, Pemkab Batang Hari menyatakan akan terus memperluas cakupan program revitalisasi agar menjangkau lebih banyak sekolah dan desa di wilayah tersebut.

Kemendikdasmen sendiri menargetkan 2025 sebagai tahun percepatan pelestarian bahasa daerah di seluruh Indonesia, menyusul data UNESCO yang mencatat sejumlah bahasa daerah di Indonesia masuk kategori rentan dan terancam punah (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ketua DPRD Rahmad Hasrofi, SE, Didampingi Kapolres Batang Hari, Hadiri Pemantauan Sitkamtibmas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M

Kota Jambi

Ketua DPRD Batang Hari, Rahmat Hasrofi Menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-624 Tanah Pilih Pusako Betuah

Batanghari

Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Menghadiri Kunjungan Kerja Kapolda Jambi Ke Mapolres Batanghari

Batanghari

Panen Raya Padi Sawah Dikelurahan Kampung Baru,  Bupati Fadhil : Lahan Pangan Merupakan Aset Bagi Keberlanjutan Pembangunan Pertanian

Batanghari

4 Pemuda Sedang Pesta Sabu, Disikat Oleh Tim Kuda Hitam Opsnal Polres Batang Hari 

Batanghari

Lakalantas Di Wilayah Hukum Polres Batang Hari, Warga Bungku Akhirnya Meninggal Dunia

Batanghari

Guna Menyambut Kedatangan Jema’ah Haji, Polres Batang Hari Akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Batanghari

Bisnis Ilegal Tabung Gas Melon 3 KG Terungkap, Satu Pick Up Dan Ratusan Tabung Diamankan