Perkuat Silaturahmi, GOW Batang Hari Gelar Pertemuan Rutin Bulanan Di Rumah Dinas Wabup Soliditas TNI-Polri, Tiga Kapolres Beri Kejutan HUT TNI Ke-81 Di Kodim 0415/Jambi DPR Dorong Afirmasi Guru PPPK Senior, Peluang Jadi PNS Tanpa Tes Masih Dibahas Bunda Genre Batang Hari Zulva Fadhil Hadiri Puncak ADUJAKNAS 2026 di Jakarta, Dukung Generasi Muda Berdaya Saing Wujudkan Daerah Inklusif Serta Ramah Disabilitas, Pemkab Batang Hari Gandeng Pusbisindo Dan DPC GERKATIN

Home / Nasional / Pendidikan / Peristiwa

Senin, 25 Mei 2026 - 16:16 WIB

Pemkab Batang Hari Raih Penghargaan Kemendikdasmen atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Lintasjambi.co.id.Jakarta.- Pemerintah Kabupaten Batang Hari mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas upayanya melestarikan bahasa daerah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, atas kinerja dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan sebagai bentuk pengakuan terhadap langkah konkret Pemkab Batang Hari dalam menjaga bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan dominasi bahasa nasional maupun asing.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pemerintah Kabupaten Batang Hari dan dunia pendidikan dalam mempertahankan identitas budaya lokal,” demikian keterangan resmi Pemkab Batang Hari.

BACA JUGA  Datangi BPN Batang Hari, Warga Desa Malapari Desak Pengusutan Dugaan Penguasaan TKD

Program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan program prioritas Kemendikdasmen yang mendorong pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk menghidupkan kembali penggunaan bahasa ibu. Kegiatannya meliputi pembelajaran di sekolah, festival bahasa, pelatihan guru, hingga pendokumentasian bahasa daerah yang terancam punah.

Bupati Mhd Fadhil Arief menilai pelestarian bahasa daerah bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat jati diri dan karakter generasi muda Batang Hari.

“Kami ingin anak-anak Batang Hari bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri. Bahasa adalah identitas. Kalau bahasa hilang, maka sebagian dari jati diri kita juga ikut hilang,” ujarnya.

BACA JUGA  Bawak Sabu 11 Gram, Arpandi Di Ciduk Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari

Pemkab Batang Hari selama 2025 telah menjalankan sejumlah program pendukung, seperti integrasi muatan lokal bahasa daerah di sekolah dasar, lomba pidato bahasa daerah, dan kerja sama dengan komunitas budaya lokal.

Dengan penghargaan ini, Pemkab Batang Hari menyatakan akan terus memperluas cakupan program revitalisasi agar menjangkau lebih banyak sekolah dan desa di wilayah tersebut.

Kemendikdasmen sendiri menargetkan 2025 sebagai tahun percepatan pelestarian bahasa daerah di seluruh Indonesia, menyusul data UNESCO yang mencatat sejumlah bahasa daerah di Indonesia masuk kategori rentan dan terancam punah (DA)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Rumah Warga Bajubang Laut Nyaris Terbawak Tebing Yang Longsor

Batanghari

Perkuat Sinergisitas Penegakan Hukum, Kapolres Batang Hari Silaturrahmi Ke Kejari 

Batanghari

Membuka Acara Forum Pemangku Kepentingan Program Sekolah Penggerak Kabupaten Batang Hari, Bupati MFA : Tantangan Guru Saat Ini Sangat Berat

Batanghari

Bupati Batang Hari Mhd, Fadhil Arief, Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79

Batanghari

Tak Lagi Mewah, Dari Fatwa Ke Aksi, Pemkab Dan MUI Batang Hari Ajak Warga Sederhanakan Makam Sesuai Sunnah

Ekonomi

Wabup Bakhtiar Promosikan Kabupaten Batang Hari Kepada Beberapa Duta Besar Negara Sahabat

Batanghari

Untuk Memberantas Narkoba, Genk Motor, Dan Judol, Kapolsek Pemayung AKP.L.Nauli.Harahap, SH Adakan Koordinasi Dengan 3 Desa

Daerah

Wabup H. Bakhtiar Hadiri Kunker Reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026