Lintasjambi.co.id.Muara Bulian.-Â Warga Kabupaten Batang Hari, khususnya di Muara Bulian diminta lebih waspada. Kualitas udara di wilayah ini pada Senin, 24 Agustus 2026 masuk kategori “Sangat Tidak Sehat”.
Data terbaru dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Batang Hari melalui UPTD Laboratorium Lingkungan mencatat ISPU berada di angka 214.
Angka itu didapat dari hasil pengukuran selama 24 jam, mulai Minggu 23 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB sampai Senin 24 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.
Biang keroknya adalah partikel halus PM2,5. Konsentrasinya tercatat 284,32 µg/m³.
“Ini adalah tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar,” tulis DLH Batang Hari dalam rilis resminya.
Pengukuran dilakukan di Kecamatan Muara Bulian menggunakan alat HVAS atau High Volume Air Sampler. Acuan yang dipakai adalah aturan dari Kementerian LHK RI.
Siapa yang Paling Berisiko?
Kategori “Sangat Tidak Sehat” artinya bukan hanya orang sakit yang terdampak. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit jantung/paru juga rawan.
Karena itu DLH Batang Hari mengimbau 3 hal penting:
1. Pakai masker setiap keluar rumah. Masker medis atau N95 lebih bagus
2. Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama olahraga
3. Tutup pintu dan jendela untuk mencegah asap masuk ke rumah
Bukan Hanya di Batang Hari, Kondisi ini sejalan dengan data Provinsi Jambi. Di hari yang sama, AQI Kota Jambi juga berada di level 243 atau “Sangat Tidak Sehat”.
Diduga kuat, memburuknya kualitas udara ini imbas dari kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah titik.
Masyarakat juga diimbau aktif melaporkan jika melihat titik api.
Info lengkap soal ISPU bisa dicek di IG @Lablingbth atau FB UPTD LABLING BTH. (DA)










