Bendera Star Diangkat Kakan Kemenag Batang Hari H. Zeifni Ishak, Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai HAB Ke-80 Wabup H. Bakhtiar Terima Simbolis Bantuan Beras Fortifikasi Sebanyak 7.075 Kg Untuk Baduta Stunting Dari Pemprov Jambi  Razia Gabungan Polres Batang Hari, UPTD Samsat, Serta Dinas Perhubungan Menyasar Pelanggar PKB Serta Plat Luar Yang Belum  BBn KB Pj Sekda Mula P Rambe Membuka Rakor Forum Satu Data Kabupaten Batang Hari Tahun 2025 Peringati Hakordia 2025, Kejari Batang Hari Gelar Bakti Sosial Dan Bazar Sembako Murah

Home / Daerah

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 00:05 WIB

Respon Himbauan Kemenkes, Bupati MFA: Faskes Harus Lakukan Edukasi.

LintasJambi.co.id-BATANGHARI-Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief meminta Kepala pihak Dinas Kesehatan Batanghari untuk melakukan pengecekan peredaran obat yang berada di Kabupaten Batanghari,  hal ini disampaikan pada saat dikonfirmasi oleh rekan media ini kemarin, Kamis. 20/10/2022.

MFA mengatakan “Jadi sebenarnya ini adalah bentuk antisipasi walaupun itu belum final hasil penelitiannya tentang sirup-sirup mana saja yang akan menimbulkan dampak gagal ginjal tersebut. Jadi kita harus tetap mengikuti himbauan tersebut, bagaimana tenaga kesehatan di Batanghari menggunakan tablet untuk menangani anak-anak yang mengalami sakit,apa lagi anak-anak jaman sekarang lebih cenderung mau mengkonsumsi obat berbentuk sirup karena punya rasa dari pada Pil.Dengan adanya himbauan ini kita harus ikuti, di samping kita menunggu penelitian yang lebih jelas nantinya,”Ucap MFA usai kegiatan Opini WTP di ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batanghari

BACA JUGA  Bupati MFA, Kukuhkan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia Kabupaten Batanghari

Tambah MFA “Terkait peredaran obat yang dilarang oleh Kemenkes, Saya berharap kepada Kadis Kesehatan Batanghari untuk mengecek peredaran obat itu, karena implementasi itu yang sangat penting. Kalau himbauan ini dari kementerian Kesehatan implementasinya jalan sampai ke bawah, karena induknya kesehatan itu Kementerian Kesehatan.

“Kita minta kesehatan untuk mengecek pertama bagaimana tenaga kesehatan tidak merekomendasikan itu dulu, karena biasanya pasien ikuti anjuran dokternya. Kemudian baru edukasi kepada masyarakat, ini agak repot biasanya nanti kita coba lewat Dinas PMD kepada seluruh Kepala Desa”,Kata MFA.

BACA JUGA  Pengamanan Pilkada Serentak,  Polres Batang Hari Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Siginjai 2024

Disebutkan MFA lagi “Himbauan itu persuasif, larangan jelas belum ada, selaku pemerintah daerah ini harus dilaksanakan, tolong dihindari dulu.

“Di Jambi sudah ada dua yang meninggal akibat gagal ginjal, jangan sampai terjadi di Kabupaten Batanghari. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui tapi ada kecurigaan, kecurigaan penyebabnya dari sirup yang dikonsumsi oleh anak-anak “,Tutupnya.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Lepas Calon Jemaah Haji Kabupaten Batanghari, Bupati MFA : Berangkat Haji Ini Untuk Menyempurnakan Iman

Daerah

Selepas Peringati Isra Mi’raj, Bupati MFA Serahkan Sertifikat Gratis PTSL 2022

Batanghari

Pemkab Batang Hari Peringati Hari Pahlawan, Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Bertindak Selaku Inspektur Upacara

Batanghari

Wakili Sekda Batanghari, Kadis PPP Farizal, SH. MH Adakan Pertemuan Bersama Gapoktan Desa Malapari dan Desa Napal Sisik

Daerah

Kanit Binmas Polsek Muara Siau Polres Merangin Berikan Pembinaan dan Penyuluhan Di SMA Negeri 10 Merangin

Budaya

Menyambut Dirgahayu RI Ke-78, SMA 10 Merangin Mengadakan Berbagai Lomba

Batanghari

Macet…… Sekda Batanghari Ikut Turun Tangan Atur Lalulintas

Batanghari

Camat Pemayung Mengaku Mendapat Tekanan Dari Salah Seorang Anggota  DPRD Batanghari,  Saat Diminta Stampel Dokumen, Terkait Konflik Lahan