Naswin Bungkam Dan Kabur Di Temui Wartawan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mutasi Guru Agama Di Batang Hari Belum Selesai VIRAL…! Nota Dinas Bertanda Tangan Sekdis Naswin Diduga Jadi Alat Mutasi Guru Dari Tahun 2024 Saksi Pengadu Mundur, Badan Kehormatan DPRD Batang Hari : Persidangan Akan Dilanjutkan 25 Mei 2026 Bahas Sinergi Dan Peningkatan Pelayanan Publik, DPRD Batang Hari Terima Kunker DPRD Lampung Selatan Ketua DPRD Rahmad Hasrofi Menghadiri Keberangkatan 210 Calon Jemaah Haji Kabupaten Batang Hari

Home / Daerah

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 00:05 WIB

Respon Himbauan Kemenkes, Bupati MFA: Faskes Harus Lakukan Edukasi.

LintasJambi.co.id-BATANGHARI-Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief meminta Kepala pihak Dinas Kesehatan Batanghari untuk melakukan pengecekan peredaran obat yang berada di Kabupaten Batanghari,  hal ini disampaikan pada saat dikonfirmasi oleh rekan media ini kemarin, Kamis. 20/10/2022.

MFA mengatakan “Jadi sebenarnya ini adalah bentuk antisipasi walaupun itu belum final hasil penelitiannya tentang sirup-sirup mana saja yang akan menimbulkan dampak gagal ginjal tersebut. Jadi kita harus tetap mengikuti himbauan tersebut, bagaimana tenaga kesehatan di Batanghari menggunakan tablet untuk menangani anak-anak yang mengalami sakit,apa lagi anak-anak jaman sekarang lebih cenderung mau mengkonsumsi obat berbentuk sirup karena punya rasa dari pada Pil.Dengan adanya himbauan ini kita harus ikuti, di samping kita menunggu penelitian yang lebih jelas nantinya,”Ucap MFA usai kegiatan Opini WTP di ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batanghari

BACA JUGA  Hadiri Apel Puncak Hari Pramuka Ke-62, Bupati MFA : Kepramukaan Membentuk Karakter Peserta Didik Yang Disiplin Dan Tangguh

Tambah MFA “Terkait peredaran obat yang dilarang oleh Kemenkes, Saya berharap kepada Kadis Kesehatan Batanghari untuk mengecek peredaran obat itu, karena implementasi itu yang sangat penting. Kalau himbauan ini dari kementerian Kesehatan implementasinya jalan sampai ke bawah, karena induknya kesehatan itu Kementerian Kesehatan.

“Kita minta kesehatan untuk mengecek pertama bagaimana tenaga kesehatan tidak merekomendasikan itu dulu, karena biasanya pasien ikuti anjuran dokternya. Kemudian baru edukasi kepada masyarakat, ini agak repot biasanya nanti kita coba lewat Dinas PMD kepada seluruh Kepala Desa”,Kata MFA.

BACA JUGA  Konsep Paket Hemat Hadir Di Village Coffe And Cafe Menyambut Ramadhan

Disebutkan MFA lagi “Himbauan itu persuasif, larangan jelas belum ada, selaku pemerintah daerah ini harus dilaksanakan, tolong dihindari dulu.

“Di Jambi sudah ada dua yang meninggal akibat gagal ginjal, jangan sampai terjadi di Kabupaten Batanghari. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui tapi ada kecurigaan, kecurigaan penyebabnya dari sirup yang dikonsumsi oleh anak-anak “,Tutupnya.

Share :

Baca Juga

Batanghari

AT Alias G, Pelaku Penganiayaan Dan Kepemilikan Senpi Ilegal Diamankan Polsek Maro Sebo Ulu

Batanghari

Fadhil Menginap Di Camping Ground Tahura Senami, Ini Sekaligus Bentuk Promosi Gratis Kepada Peserta Trail Adventure Atab II

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin, SE Menghadiri Penandatanganan Deklarasi Desa Bersih Narkoba

Daerah

Jalan Provinsi Di Tanjakan Tamanang Desa Pulau Raman Longsor,  Belum Ada Tanggapan Dari Pemerintah

Batanghari

Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Hadiri Upacara Dan Syukuran HUT Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025

Batanghari

Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Hadiri Pelantikan 1.745 Orang ASN PPPK Gelombang Kedua 

Batanghari

Nah….!! ASN Yang Nongkrong Diluar Kantor Saat Jam Kerja, Siap-Siap Akan Dirazia Satpol PP Batang Hari

Batanghari

Jalan Raya Rusak, DPRD Memahami Batas Kewenangan dan Tanggung Jawab Bupati