Lintasjambi.co.id.Muara Bulian.- Jumat Agung dimaknai secara mendalam oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bulian. Dalam suasana penuh khidmat, kegiatan ibadah berlangsung tertib dan lancar di Gereja Oikumene Lapas, Jumat (03/04/2026).
Sebanyak 13 warga binaan beragama Nasrani mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Yani Setyawati Lim, S.Th dengan mengusung tema “Salib Kristus Puncak Perjalanan Hidup dan Karya-Nya.” Tema ini menjadi refleksi spiritual tentang pengorbanan, kasih, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan diawali dengan pengeluaran warga binaan dari kamar hunian oleh petugas, dilanjutkan dengan apel untuk memastikan kesiapan serta keamanan. Selanjutnya, warga binaan diarahkan menuju Gereja Oikumene untuk mengikuti ibadah dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, M. Ilham Santoso Sahdani, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur dengan melibatkan perwira piket, staf pembinaan, serta regu pengamanan.
Usai ibadah, warga binaan kembali ke kamar hunian masing-masing dengan pengawalan petugas. Apel kembali dilakukan sebelum mereka masuk ke kamar, sebagai bagian dari standar pengamanan yang diterapkan.

Pelaksanaan ibadah ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian yang rutin diberikan kepada warga binaan. Selain sebagai pemenuhan hak beribadah, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik serta memperkuat nilai-nilai spiritual.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Lapas Muara Bulian terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berimbang antara keamanan serta pembinaan mental spiritual.
Melalui peringatan Jumat Agung ini, warga binaan diharapkan dapat mengambil hikmah dan menjadikannya sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (DA)










