Bendera Star Diangkat Kakan Kemenag Batang Hari H. Zeifni Ishak, Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai HAB Ke-80 Wabup H. Bakhtiar Terima Simbolis Bantuan Beras Fortifikasi Sebanyak 7.075 Kg Untuk Baduta Stunting Dari Pemprov Jambi  Razia Gabungan Polres Batang Hari, UPTD Samsat, Serta Dinas Perhubungan Menyasar Pelanggar PKB Serta Plat Luar Yang Belum  BBn KB Pj Sekda Mula P Rambe Membuka Rakor Forum Satu Data Kabupaten Batang Hari Tahun 2025 Peringati Hakordia 2025, Kejari Batang Hari Gelar Bakti Sosial Dan Bazar Sembako Murah

Home / Batanghari / Budaya / Daerah / Peristiwa

Kamis, 24 Juli 2025 - 19:42 WIB

  Hadiri Acara Sedekah Bubur,   Bupati MFA Berharap : Untuk Tahun 2025 Bisa Panen Mencapai Diangka 10.000 Hektar

Lintasjambi.co.id.Batang Hari,- Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief (MFA) menghadiri acara tradisi tahunan (Sedekah Bubur) masyarakat Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten setempat.

Adapun sedekah bubur tersebut merupakan tradisi masyarakat Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, yang dilakukan setiap musim tanam padi sawah.

Tradisi ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan, serta sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar warga.

Kegiatan yang berpusat di RT 06 dusun 3 juga dihadiri oleh Unsur Forkopimda, para Asisten Setda dan para Kepala OPD lingkup Pemkab Batang Hari, Kades, BPD, Desa Terusan dan kelompok tani yang berada di Desa Pasar Terusan, serta para tamu undangan lainnya. Kamis (24/07/2025).

BACA JUGA  Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin, Pimpin Paripurna Dalam Rangka Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi -Fraksi Berkenaan LKPD TA 2022

Bupati MFA saat diwawancarai mengatakan acara sedekah bubur yang dilaksanakan oleh masyarakat pasar terusan tersebut telah berlangsung secara turun temurun.

” Acara seperti ini sudah tidak tercatat lagi, sudah turun temurun dari nenek buyutnya orang pasar terusan dan Alhamdulillah tradisi ini masih berlangsung hingga sekarang,” Ujarnya.

Suami dari Zulva Fadhil juga menambahkan bahwa di tahun 2025 ini menargetkan luas panen di wilayah Kabupaten Batang Hari mencapai di angka 10 ribu hektar.

” Sampai dengan saat ini jumlah tanam padi telah mencapai diangka 6.382 Hektar dan Insha Allah kita juga mengupayakan agar tercapai 10 hektar luas panen di tahun ini,” Tambah Bupati MFA.

Masih kata Bupati MFA, Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga terus berupaya merubah paradigma para petani agar dapat menanam padi dari sekali setahun menjadi dua kali dalam satu tahun.

BACA JUGA  Membuka Acara Forum Pemangku Kepentingan Program Sekolah Penggerak Kabupaten Batang Hari, Bupati MFA : Tantangan Guru Saat Ini Sangat Berat

Namun, didalam pelaksanaan penanaman padi dua kali dalam satu tahun di wilayah kabupaten yang berjuluk bumi serentak bak regam ini tentunya menemui beberapa kendala seperti kekurangan air dan faktor alam yang tidak menentu.

” Tadi disampaikan oleh petani – petani kita ada kendala air, makanya saluran air nya harus kita benahi, kemudian ada juga kendala jalan transportasi,” Tutur Mantan Sekda Muaro Jambi.

” Luas bahan baku sawah kita ada sebanyak 800.226 Hektar, bagaiamana luas bahan baku itu bisa tertanam semua jadi angankan di dua kali, di angka 1,6 saja IP nya Batang Hari sudah swasembada pangan,” Demikian Bupati MFA.

Share :

Baca Juga

Batanghari

DPRD Kabupaten Batanghari Menerima Kunker Dari DPRD Kota Sungai Penuh

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin, Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Propemperda Dan Penandatanganan Nota Kesepakatan RAPBD TA 2024

Batanghari

Kalapas IIB Muara Bulian Lakukan Sosialisasi Dan Penyerahan Kartu BRIZZI Kepada Warga Binaan

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari, Rahmat Hasrofi, SE. Menghadiri Pembukaan Jambore Literasi Dan Numerasi Super Tangguh Ke-1 Tahun 2025

Batanghari

Dengan Tema “Khidmat Untuk Batang Hari Super Tangguh” Peringatan HUT Batang Hari Ke-77 Berlangsung Dengan Meriah

Hukrim

AM Bos Debt Colector Buronan Polda Jateng Tertangkap Di Jambi

Daerah

Ratusan Honorer Tanjabbar Ikut Simulasi CAT ASN dan PPPK

Daerah

Warga Desa Pulau Kayu Aro gempar, penemuan Mayat Mengambang di Sei Batanghari